Kelebihanyang dapat anda peroleh ketika menggunakan besi WF, yaitu: Memiliki ketahanan yang bagus terhadap suhu. Keamanan penahan beban yang terjamin, sehingga bangunan terlihat lebih kokoh dan tidak mudah runtuh. Rangka bangunan cocok digunakan pada konstruksi tanah yang labil. Berat besi ideal meskipun struktur kepadatannya tinggi. Aluminiumbisa terkandung pada pemakaian aditif makanan, buffered, aspirin. Semprotan hidung, antasida, astingents, air minum, asap tembakau, knalpot mobil, peralatan masak, aluminium foil dan lain sebagainya. Aluminium adalah penghantar listrik yang cukup baik. Tidak berat serta tidak rapuh. Besijenis ini memiliki bentuk balok dan fungsinya memang benar-benar dibutuhkan dalam sebuah konstruksi. 4. Wide Flange. Manfaat besi yang satu ini adalah membuat konstruksi bangunan menjadi lebih kuat, kokoh dan bisa berdiri dengan efisien. Material jenis besi yang satu memang banyak digunakan dalam membuat konstruksi bangunan karena sangat Sifatbaja yang kuat dan tahan tersebut tentu saja dihasilkan dari campuran berbagai unsur di atas. Karbon yang digunakan dalam pembuatan baja pun tidak lebih dari 2,1% sehingga baja sangat tepat dimanfaatkan untuk banyak keperluan. Baca Juga: Kelebihan Rangka Atap Baja Ringan; Ini Dia Cara Pasang Baja Ringan Atap Miring Dengan Aman; Sifat Baja AnalisisBesi dalam Ekosistem Lamun 105 Jurnal Natur Indonesia 13(2), Februari 2011: 105-111 ISSN 1410-9379, Keputusan Akreditasi No 65a/DIKTI/Kep./2008 *Telp: +6285240342000 E-mail : tahrilbuhari@ Besi dalam Ekosistem Lamun dan Hubungannya dengan Sifat Fisikokimia Perairan Pantai Kabupaten Donggala Umumnyaukuran besi hollow galvalum yang beredar di pasaran tersedia dalam dua jenis, yaitu ukuran 20 x 40 x 0.3 mm x 4 M dan 40 x 40 x 0.3 mm x 4 M. Namun yang berbeda hanya pada toleransinya. Anda bisa menggunakan gambar ilustrasi dimensi yang telah dijelaskan sebelumnya dapat digunakan sebagai pedoman untuk mengetahui ukuran besi hollow Baja besi,tembaga ,seng ,aluminium dan. Ada material berupa logam, kayu, hingga beton. 10 Jenis Besi Konstruksi Yang Paling Banyak Dipakai Dan Perbedaannya Selain itu baja karbon juga digunakan untuk baja/kawat pra tekan dengan kadar karbon s/d 0,90 %. Penggunaan besi pada rangka bangunan didasarkan pada sifat besi yaitu. Pada bidang teknik sipil sifat Jikakita perhatikan, setiap konstruksi bangunan pasti menggunakan besi hollow. Selain memiliki ketahanan yang kuat, jenis besi ini juga bisa meningkatkan nilai estetika dari suatu bangunan, terutama rumah. Tidak heran jika sekarang sudah banyak toko bangunan yang jual pipa kotak hollow dibergai pelosok wilayah Indonesia. Setiapbangunan pasti memiliki rangka atap. Struktur dari bangunan ini terletak di bagian atas yang otomatis akan memberikan tekanan ke seluruh bangunan Anda. Jika dahulu banyak orang yang menggunakan kayu sebagai rangka atap, namun perkembangan zaman telah mengubahnya. Ada berbagai jenis besi yang bisa Anda pilih, salah satunya adalah besi cnp Sejarahilmu metalurgi diawali dengan teknologi pengolahan hasil pertambangan. Logam yang paling dini digunakan oleh manusia tampaknya adalah emas, yang bisa ditemukan secara bebas.Sejumlah kecil emas telah ditemukan telah digunakan di gua-gua di Spanyol pada masa Paleolitikum, sekitar 40.000 SM . Perak, tembaga, timah dan besi meteor juga dapat ditemukan Anaktangga : Plat bordes tebal 2.3 mm. Rangka anak tangga : Besi siku 4×4 tebal 3.2 mm. Railing tangga : Besi pipa 1.5 inch dan 1 inch. Total biaya pembuatan tangga besi model spiral dengan spesifikasi di atas yaitu berada di kisaran Rp 1.250.000 per meternya. Biaya tersebut sudah termasuk pembuatan struktur tangga besi hingga railing tangga. Bajapaduan rendah, kekerasannya tidak berubah hingga pada suhu 250 c. Baja paduan tinggi, kekerasannya tidak berubah hingga pada suhu 600 c. 3. BAJA DENGAN SIFAT-SIFAT FISIK KHUSUS Baja dengan sifat – sifat fisik khusus, dapat di bedakan sebagai berikut : - Baja tahan karat : 0,1 – 0,45 % C ; 12 – 14 % Cr. Pemanfaatandan Penggunaan Besi Beton dalam Konstruksi. Penggunaan besi beton dalam konstruksi memang sudah sangat umum. Maka dari itulah, sangat penting dalam mengentahui manfaat lebih lanjut tentang produk tersebut. Besi beton pda konstruksi bisa memberikan pondasi supaya bangunan tetap kokoh. Bangunan juga dapat berdiri tegak sesuai dengan 1MENGGAMBAR RENCANA PELAT LANTAI BANGUNAN mbaran konstruksi beton untuk keperluan pelaksanaan pembangunan gedung sangat berperan. Untuk itu perlu dikuasai oleh seseorang yang berkecimpung dalam pelaksanaan pembangunan. Gambar konstruksi beton bertulang merupakan komponen dalam bangunan yang tidak dapat dipisahkan dengan 1Seminar Nasional Bamboo Biennale 2014 Reinkarnasi Bambu dalam Kekiniah ISBN PENGGUNAAN BAMBU PADA STRUKTUR RANGKA DAN STRUKTUR PERMUKAAN AKTIF PADA Author: Agus Halim 102 downloads 298 Views 1MB Size std5jXM. Siapa yang tak kenal dengan besi beton? Besi ini merupakan material yang paling umum digunakan dalam proyek konstruksi bangunan. Besi beton juga dikenal dengan nama baja tulangan maupun besi tulangan beton dipasaran. Penggunaannya yang luas dan fungsinya yang vital sebagai tulang atau rangka bangunan, menjadikan besi ini sebagai material yang wajib memenuhi Standar Nasional Indonesia SNI. Besi beton harus memiliki kualifikasi SNI, karena penggunaan besi beton SNI akan berimbas pada keamanan dan keselamatan, mengingat berkaitan dengan kekuatan dan ketahanan bangunan. Ada 2 jenis besi beton, yaitu besi beton polos dan besi beton ulir. Besi beton polos biasa digunakan untuk dowels spiral dan pendukung struktur pada konstruksi. Sedangkan beton ulir digunakan untuk pembangunan konstruksi dan infrastruktur yang membutuhkan daya tarik lebih kuat seperti gedung pencakar langit. Sirip-sirip pada besi beton ulir inilah yang berfungsi untuk menghalangi pergerakan pada arah longitudinal batang terhadap beton. Mengulik spesifikasi yang harus dimiliki, kurang lengkap rasanya jika tak menilik bagaimana proses pembuatan besi beton. Secara singkat, proses pembuatan beton dimulai dari pemanasan billet baja pada temperatur ±1300°C untuk memudahkan proses canai. Billet yang telah dipanaskan akan dimasukkan ke mesin roll untuk disesuaikan ukuran diameternya. Setelah itu billet akan didinginkan dan dipotong-potong dengan ukuran panjang yang telah ditentukan. Apa itu besi beton SNI Sejarah SNI pada besi betonDefinisi / Pengertian SNI Spesifikasi Beton Polos dan Besi Beton Ulir SNI Menurut BSNBerdasarkan sifat tampaknyaBerdasarkan bentuknyaBahan Baku Besi Beton Polos dan UlirUkuran Diameter Besi Beton Polos dan UlirToleransi Diameter Besi BetonPanjang Besi BetonBerat Besi BetonToleransi Berat Besi BetonJenis Sirip pada Besi Beton UlirMarkingPengujian Sifat Mekanis Besi Beton SNIUji TarikUji LengkungTingkat Kekuatan Besi BetonSyarat lulus uji Apa itu besi beton SNI Badan Standardisasi Nasional BSN merupakan lembaga yang bertanggungjawab dalam pembuatan standarisasi, termasuk standarisasi baja tulangan beton. Baja tulangan beton bisa dikatakan memenuhi kualitas SNI apabila mampu memenuhi kriteria-kriteria yang telah ditetapkan oleh pemerintah dan BSN atau paling tidak memenuhi toleransi yang sudah diberlakukan. Dalam hal ini, BSN mengatur beberapa hal dan menjelaskan beberapa istilah mengenai fisik besi ini, diantaranya adalah sebagai berikut. Ukuran Nominal, merupakan ukuran sesuai yang ditetapkanToleransi, merupakan besarnya penyimpangan yang diizinkan dari ukuran nominalDiameter Dalam, merupakan ukuran diameter tanpa sirip pada baja tulangan beton siripSirip Melintang, merupakan setiap sirip yang terdapat pada permukaan batang baja tulangan beton yang melintang terhadap sudut batang baja tulangan beton. Sejarah SNI pada besi beton Pengembangan dan penerapan standardisasi di Indonesia dimulai sejak zaman penjajahan Belanda dan Jepang, hingga pasca diproklamasikannya kemerdekaan yang menyatakan Indonesia resmi berdaulat. Standardisasi digunakan sebagai sarana pendukung kegiatan ekonomi kolonial sehingga dapat berjalan dengan lancar. Lembaga resmi yang berkaitan dengan kegiatan standardisasi itu dimulai pada tahun 1928 di Hindia Belanda, dengan didirikannya Stichting Fonds voor de Normalisatie in Nederlands Indie Yayasan Normalisasi di Hindia Belanda dan Normalisatie Road Dewan Normalisasi yang berkedudukan di Bandung. Para ahli teknik Belanda yang kebanyakan adalah insinyur sipil mulai menyusun standar untuk bahan bangunan, alat transportasi disusul dengan standar instalasi listrik dan persyaratan untuk saluran luar. Selama perang dunia II dan pada masa pendudukan Jepang 1942-1945 dapat dikatakan bahwa kegiatan standardisasi formal terhenti. Pada tanggal 17 Agustus 1945 Indonesia membentuk pemerintahan dan merencanakan pembangunan untuk meningkatkan taraf kehidupan dan kesejahteraan rakyat menuju kesetaraan dengan negara-negara lain. Pemerintah mulai menempatkan standardisasi sebagai fungsi strategis dalam menunjang pembangunan nasional. Pada tahun 1973 ditetapkan program “Pengembangan Sistem Nasional untuk Standardisasi” sebagai prioritas dan pada tahun 1976 dibentuk Panitia Persiapan Sistem Standardisasi Nasional. Pada tahun 1984 dengan SK Presiden RI dibentuk Dewan Standardisasi Nasional DSN dengan tugas pokok menetapkan kebijakan standardisasi, melaksanakan koordinasi dan membina kerjasama di bidang standardisasi nasional. Pada tanggal 26 Maret 1997, pemerintah membubarkan DSN yang selanjutnya berganti menjadi Badan Standardisasi Nasional BSN. Kemudian Standar besi beton SNI untuk industri baja Indonesia berlaku dalam SII 138-1984 yang mengatur perihal Mutu dan Cara Uji Baja Tulangan Beton. Setelahnya terdapat beberapa poin revisi dan diubah menjadi SNI 07-2052-2002 mengenai Baja Tulangan Beton yang dikeluarkan oleh Badan Standarisasi Nasional pada tahun 2002. Revisi-revisi dalam poin standarisasi juga sebenarnya diupayakan untuk memperkecil adanya produk baja tulangan yang tidak sesuai standar atau sering disebut dengan julukan beton banci. Definisi / Pengertian SNI SNI adalah standar yang ditetapkan oleh pemerintah untuk berbagai hasil produksi yang dibuat oleh masyarakat Indonesia, baik itu yang diproduksi secara perseorangan maupun yang diproduksi oleh sebuah badan atau perusahaan. Hal ini ini telah diatur di dalam Peraturan Menteri Perdagangan yang mewajibkan barang-barang dalam kategori tertentu harus diproduksi sesuai dengan SNI. Penerapan SNI pada produk besi beton, akan membuat Perkasa partner menjadi lebih aman dan nyaman dalam penggunaannya, karena akan berimbas pada keamanan dan keselamatan, mengingat berkaitan dengan kekuatan dan ketahanan bangunan. Spesifikasi Beton Polos dan Besi Beton Ulir SNI Menurut BSN Berdasarkan sifat tampaknya Besi beton tidak boleh mengandung serpihan, lipatan, retakan, gelombang, cerna luka pada permukaan akibat proses canai yang dalam dan hanya diperkenankan berkarat ringan pada permukaan. Berdasarkan bentuknya Besi beton polos memiliki permukaan baja tulangan yang rata dan tidak bersirip. Sedangkan spesifikasi beton ulir atau beton bersirip sedikit lebih rumit. Permukaan beton ulir harus memiliki sirip yang teratur dengan arah melintang sumbu batang; sedangkan rusuknya memanjang searah dan sejajar dengan sumbu batang. Sirip-sirip tersebut harus terletak pada jarak yang teratur serta memiliki bentuk dan ukuran yang sama. Sirip melintang tidak diperbolehkan membentuk sudut kurang dari 45° terhadap sumbu batang. Apabila membentuk sudut antara 45° sampai 70°, arah sirip melintang pada satu sisi atau kedua sisi dibuat berlawanan. Sedangkan, bila sudutnya diatas 70°, arah yang berlawanan tidak diperlukan. Bahan Baku Besi Beton Polos dan Ulir Bahan baku yang digunakan dalam pembuatan besi beton adalah berasal dari billet baja dan memiliki ukuran maupun diameter yang telah ditetapkan dalam standar tertentu. Dibawah ini adalah tabel yang menjelaskan lebih detail komposisi dari billet. Kelas baja tulanganKandungan unsur maksimum %CSiMnPSC Eq*BjTP 280–––0,0500,050–BjTS 280–––0,0500,050–BjTS 420A0,320,551,650,0500,0500,60BjTS 420B0,320,551,650,0500,0500,60BjTS 5200,350,551,650,0500,0500,625BjTS 5500,350,551,650,0500,0500,625BjTS 700**0,350,551,650,0500,0500,625 Tabel komposisi billet bahan baku pembuatan besi beton Catatan Toleransi nilai karbon C pada produk besi beton diperbolehkan lebih besar ekivalen Ceq diperoleh dari Ceq= C + Mn/6 + Si/24 + Ni/40 + Cr/5 + Mo/4 + V/14**BjTS 700 perlu ditambahkan unsur paduan lainnya sesuai kebutuhan selain pada tabel di atas dan termasuk kelompok baja paduan Ukuran Diameter Besi Beton Polos dan Ulir Nah, BSN juga memberikan ketentuan mengenai ukuran diameter besi beton yang sesuai dengan SNI nih. Tabel ini dibedakan menjadi dua berdasarkan jenis besi beton, yaitu tabel besi beton polos dan tabel besi beton ulir. Angka yang tercantum dalam tabel ini memang angka yang pas, tapi dalam praktiknya angka ini dijadikan acuan kisaran dipasaran. Dalam tabel ini diatur mengenai penamaan, diameter nominal besi beton dan luas penampang nominal NoPenamaanDiameter nominal d mmLuas penampang nominal Amm21P 66282P 88503P 1010794P 12121135P 14141546P 16162017P 19192848P 22223809P 252549110P 282861611P 323280412P 3636101813P 4040125714P 50501964Tabel ukuran diameter nominal dan luas penampang nominal besi beton polos Sama halnya dengan beton polos, tabel besi beton ulir juga memuat informasi mengenai ukuran diameter besi beton ulir. Selain itu, karena besi beton ulir memiliki sirip maka ditambahkan atribut lain seperti diameter dalam, tinggi sirip melintang, jarak sirip melintang, dan lebar rusuk memajang. NoPenamaanDiameternominal dmmLuas penampangnominal Amm2Tinggi sirip HmmJarak sirip melintang P maksmmLebar sirip membujur T maksmmminmaks1S 66280,30,64,24,72S 88500,40,85,66,33S 1010790,51,07,07,94S 13131330,71,39,110,25S 16162010,81,611,212,66S 19192841,01,913,314,97S 22223801,12,215,417,38S 25254911,32,517,519,79S 29296611,52,920,322,810S 32328041,63,222,425,111S 363610181,83,625,228,312S 404012572,04,028,031,413S 505019642,55,035,039,314S 545422902,75,437,842,315S 575725522,95,739,944,6 Tabel ukuran besi beton sirip/ulir Catatan Cara menghitung luas penampang nominal, keliling nominal, dan ukuran sirip adalah sebagai berikut Luas penampang nominal AA = 0,7854 x d2 / 100 mm2D = diameter nominal mmJarak sirip melintang maksimum = 0,70 dTinggi sirip minimum = 0,05 d Tinggi sirip maksimum = 0,10 d Jumlah 2 dua sirip membujur maksimum = 0,25 K Keliling nominal K = 0,3142 x d mm Toleransi Diameter Besi Beton Ukuran diameter adalah salah satu hal yang paling diperhitungkan jika membicarakan beton berstandar SNI. Meski begitu, bukan berarti ukuran diameternya dapat diamati dengan mudah. Pengukuran besi didasarkan pada satuan milimeter, sehingga untuk menghitung toleransi ukurannya, maka harus menggunakan jangka sorong agar mendapatkan tingkat akurasi dan presisi yang sangat baik. Pada tabel dibawah ini dapat dilihat besar toleransi pada setiap ukuran diameter baja tulangan. NoDiameter dmmToleransi tmmPenyimpangan kebundaran maks pmm16± 0,30,4228 ≤ d ≤ 14± 0,40,56316 ≤ d ≤ 25± 0,50,70428 ≤ d ≤ 34± 0,60,845d ≥ 36± 0,81,12Tabel Ukuran Toleransi Diameter Besi Beton SNI Catatan 1. Penyimpangan kebundaran maksimum dengan rumus p = diameter maks – diameter min ≤ 2t × 70% 2. Toleransi untuk baja tulangan beton polos = d – d aktual Toleransi ukuran dalam hal ini diartikan sebagai penyimpangan ukuran yang masih dalam batas wajar, baik lebih dari maupun kurang dari. Contohnya, dalam tabel tersebut disebutkan bahwa toleransi dari beton polos berdiameter 6 mm adalah ± mm. Hal itu berarti bahwa beton polos berdiameter 6 mm seminim-minimnya harus memiliki lebar diameter terukur real sebesar mm. Contoh lainnya adalah beton polos berdiameter 10 mm dengan toleransi ukuran ± mm. Berarti ukuran real paling minimum yang harus dimiliki oleh beton polos D10 adalah mm, jika ingin dikategorikan sebagai beton SNI. Lalu bagaimana dengan toleransi besi beton ulir? Nilai toleransi ukuran pada beton polos dan beton ulir sebenarnya sama. Hanya saja, pada beton ulir diameter diukur bukan dari ujung sirip ke ujung sirip yang memanjang, namun berdasarkan diameter dalam baja tulangan. Besi beton banci yang beredar dipasaran biasanya mengurangi ukuran diameternya dengan cukup signifikan, sekitar ± mm. Memang terlihat tidak begitu banyak, mengingat ukurannya dalam satuan milimeter. Namun, selisih ini sesungguhnya sangat berpengaruh pada kualitas bangunan dan keamanannya. Nah, Besi beton banci ini adalah besi beton yang memiliki ukuran, spesifikasi, dan kualitas yang tidak sesuai dengan kriteria SNI. Dalam hal ini, Perkasa Partner bisa tenang ketika membeli besi beton di SMS Perkasa, karena kami hanya menjual besi beton berstandar SNI. Hubungi Tim Sales kami untuk konsultasikan kebutuhan Anda sekarang juga. Untuk informasi lengkap, Anda dapat menonton video mengenai perbedaan besi beton SNI vs besi beton banci di bawah ini. Panjang Besi Beton Menurut SNI 07-2050-2002, panjang baja tulangan beton ditetapkan hanya sebesar 6 m, 9 m, dan 12 m. Hal ini merevisi pernyataan pada SII 0136-84 yang menyatakan bahwa baja tulangan beton juga memiliki ukuran 3 m. Toleransi panjang baja tulangan beton ditetapkan minus 0 mm -0 mm plus 70 mm + 70 mm. Dengan kata lain, toleransi ukuran panjang baja tulangan tidak boleh melebihi 7 cm. Sehingga jika besi ini memiliki panjang 12 meter, maka minimum panjang besi beton tersebut haruslah 12 meter dan panjang maksimum meter untuk bisa dikategorikan sebagai besi SNI. Beton banci yang beredar di pasaran biasanya mereduksi ukuran panjang dan diameternya. Jika biasanya panjang baja tulangan beton adalah 12 meter, maka mereka bisa mereduksinya hingga meter atau malah kurang dari itu. Berat Besi Beton BSN juga memberikan ketentuan mengenai tabel berat besi beton yang sesuai dengan SNI nih. Tabel ini dibedakan menjadi dua berdasarkan jenis besi beton, yaitu tabel besi beton polos dan tabel besi beton ulir. Angka yang tercantum dalam tabel ini memang angka yang pas, tapi dalam praktiknya angka ini dijadikan acuan kisaran dipasaran. Dalam tabel ini diatur mengenai berat nominal pada besi beton ulir. NoPenamaanBerat nominal / meter*kg/mPenamaanBerat nominal / meter*kg/m1P 60,222S 60,2222P 80,395S 80,3953P 100,617S 100,6174P 120,888S 131,0425P 141,208S 161,5786P 161,578S 192,2267P 192,226S 222,9848P 222,984S 253,8539P 253,853S 295,18510P 284,834S 326,31311P 326,313S 367,99012P 367,990S 409,86513P 409,865S 5015,41314P 5015,413S 5417,978S 5720,031Tabel berat besi beton polos dan besi beton ulir Toleransi Berat Besi Beton Toleransi berat per batang Berat dalam komoditas besi merupakan hal yang sangat penting mengingat harga besi biasa dihitung berdasarkan beratnya, sama seperti komoditas logam lainnya. Berikut ini ada tabel toleransi berat besi beton per batang. Diameter nominal mmToleransi %6 ≤ d ≤ 8± 710 ≤ d ≤ 14± 616 ≤ d ≤ 29± 5d > 29± 4Tabel toleransi berat per batang besi beton Catatan Toleransi berat untuk besi beton = berat nominal – berat aktual / berat nominal x 100% berat Jenis Sirip pada Besi Beton Ulir Permukaan beton ulir harus memiliki sirip yang teratur dengan arah melintang sumbu batang sedangkan rusuknya memanjang searah dan sejajar dengan sumbu batang. Terdapat beberapa jenis sirip/ulir pada besi beton ulir, diantaranya adalah Sirip/ulir bambu Keterangan gambar H tinggi sirip/ulir P jarak sirip/ulir W lebar sirip/ulir T Gap/rib Sirip/ulir curam Keterangan gambar H tinggi sirip/ulir P jarak sirip/ulir melintang W lebar sirip/ulir membujur Sirip/ulir tulang ikan Keterangan gambar H tinggi sirip/ulir P jarak sirip/ulir melintang W lebar sirip/ulir membujur T Gap/rib Marking BSN menetapkan bahwa setiap batang baja tulangan beton harus diberi tanda marking, salah satunya dengan warna yang tidak mudah hilang pada ujung-ujung penampangnya. Warna-warna ini tidak boleh asal, karena BSN telah menetapkan standarnya sesuai dengan kelas bajanya. BjTP 24 menggunakan warna hitam. BjTP/S 30 memiliki warna biru. BjTS 35 memiliki warna merah. BjTS 40 memiliki warna kuning. Terakhir, BjTS 50 memiliki warna hijau. Kelas Baja Warna BjTP 280 BjTS 280 Hitam – BjTS 420A Kuning BjTS 420B Merah BjTS 520 Hijau BjTS 550 Putih BjTS 700 Biru Tabel Warna Berdasarkan Kelas Besi Beton SNI Pengujian Sifat Mekanis Besi Beton SNI Pengujian sifat mekanis besi beton SNI adalah pengujian sifat-sifat dari bahan yang berkaitan dengan kelakuan behavior terhadap pembebanan mekanik pada besi beton. Sifat-sifat ini perlu dipertimbangkan ketika menentukan produk konstruksi baja yang akan digunakan serta proses pengolahan yang dilakukan. Berikut ini adalah beberapa jenis uji sifat mekanis dari besi beton SNI. Uji Tarik Uji tarik adalah jenis pengujian dengan melakukan penarikan terhadap besi beton polos/ulir sampai material tersebut putus atau patah. Besi beton polos/ulir yang diberi gaya tarik diletakkan secara sejajar dengan garis sumbunya terhadap permukaan penampangnya. Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik, kekatan, maupun elastisitas dari besi beton polos/ulir. Proses uji tarik besi beton menggunakan mesin uji tarik Uji tarik dilakukan sesuai SNI 8389. Untuk menghitung kuat luluh dan kuat tarik baja tulangan beton polos dan sirip/ulir digunakan nilai luas penampang yang dihitung dari diameter nominal contoh uji. Nilai kuat luluh/leleh ditentukan dengan salah satu dari metode berikut a. Jika baja tulangan beton mempunyai titik luluh/leleh yang jelas, nilai kuat luluh/leleh ditentukan dengan turunnya atau berhentinya bacaan dari mesin uji tarik b. Jika baja tulangan beton tidak mempunyai titik luluh/leleh yang jelas, nilai kuat luluh/leleh ditentukan dengan metode offset 0,2 %. Uji Lengkung Uji lengkung dilakukan sesuai SNI 0410. Uji lengkung bending adalah suatu proses pengujian material dengan cara ditekan untuk mendapatkan hasil berupa data tentang kekuatan lengkung suatu material yang diuji. Proses pengujian bending memiliki 2 macam pengujian, yaitu 3 point bending dan 4 point bending. Proses uji lengkung besi beton menggunakan mesin uji lengkung Kriteria kelulusan uji lengkung harus memenuhi standard ASME sebagai berikut Keretakan maksimal 3 mm diukur dari segala arah pada permukaanKeretakan memaksimal 10 mm dari jumlah semua keretakan terbesar antara 1mm-3mmKeretakan sudut maksimal 6mm. Kecuali keretakan berasal dari beberapa jenis retak maka keretakan maksimal 3mm. Tingkat Kekuatan Besi Beton Kekuatan besi beton ditentukan oleh sifat mekanisnya. Sifat mekanisnya terdiri dari sifat jangka pendek dan sifat jangka panjang. Sifat jangka pendek sendiri diuraikan berdasarkan kekuatan tekan, kekuatan geser, dan modulus elastisitas. Sedangkan sifat jangka panjang meliputi rangkak dan susut. Rangkak adalah penambahan regangan terhadap waktu akibat adanya beban yang bekerja. Sedangkan susut adalah penyusutan volume beton yang diakibatkan oleh kehilangan uap air atau akibat penurunan suhu. Kelas baja tulanganKuat luluh/leleh YSMPsKuat tarik TSRegangan dalam 200 mm, d ≤ 10 mm 12 d ≥ 12 mmBjTS d ≤ 10 mm12 d ≥ 13 mmBjTS 420AMin. 420Maks. 545Min. 5259 d ≤ 19 mm8 22 ≤ d ≤ 25 mm7 d ≥ 29 mmBjTS 420BMin. 420Maks. 545Min. 52514 d ≤ 19 mm12 22 ≤ d ≤ 36 mm10 d >36 mmBjTS 520Min. 550Maks. 675Min 687,57 d ≤ 25 mm6 d ≥ 29 mmBjTS 550Min. 550Maks. 675Min. 8057 d ≤ 25 mm6 d ≥ 29 mmBjTS 700Min. 700Maks. 825Min. 8057 d ≤ 25 mm6 d ≥ 29 mmTabel Uji Tarik Sifat Mekanis Besi Beton Kelas baja tulanganSudut lengkungDiameter pelengkung mmBjTP 280180 o3,5d d ≤ 16 mm180 o5d d ≥ 19 mmBjTS 280180 o3,5d d ≤ 16 mm180 o5d d ≥ 19 mmBjTS 420A180 o3,5d d ≤ 16 mm180 o5d 19 ≤ d ≤ 25 mm180 o7d 29 ≤ d ≤ 36 mm90 o9d d > 36 mmBjTS 420B180 o3,5d d ≤ 16 mm180 o5d 19 ≤ d ≤ 25 mm180 o7d 29 ≤ d ≤ 36 mm90 o9d d > 36 mmBjTS 520180 o5d 19 ≤ d ≤ 25 mm180 o7d 29 ≤ d ≤ 36 mm90 o9d d > 36 mmBjTS 550180 o5d 19 ≤ d ≤ 25 mm180 o7d 29 ≤ d ≤ 36 mm90 o9d d > 36 mmBjTS 700180 o5d 19 ≤ d ≤ 25 mm180 o7d 29 ≤ d ≤ 36 mm90 o9d d > 36 mmTabel Uji lengkung Sifat Mekanis Besi Beton Catatan D adalah diameter nominal besi betonHasil uji lengkung tidak boleh menunjukkan retak pada sisi luar lengkungan benda uji lengkung Sesuai dengan tabel, tingkat kekuatan pada beton polos terdiri dari 1 tingkat yaitu BjTP 280. Sedangkan untuk beton ulir, terdapat 6 tingkat kekuatan diantaranya adalah BjTS 280, BjTS 420A, BjTS 420B, BjTS 520, BjTS 550, BjTS 700. Besi beton biasanya dikelompokkan berdasarkan tegangan leleh dan kandungan karbonnya. Deed steel baja sangat lunak memiliki kandungan karbon ≤0,10%. Low carbon steel baja lunak memiliki kandungan karbon 0,10 – 0,25%. Med carbon steel baja sedang memiliki kandungan karbon 0,25 – 0,70%. High carbon steel baja keras memiliki kandungan karbon 0,70 – 1,50%. Dengan kata lain, semakin tinggi kadar karbonnya, maka semakin kuat dan keras baja tersebut. Syarat lulus uji Besi beton dinyatakan lulus uji apabila contoh yang diambil memenuhi pasal 6 dan pasal Apabila sebagian syarat-syarat tidak dipenuhi, dapat dilakukan uji ulang dengan contoh uji sebanyak 2 dua kali. Apabila hasil kedua uji ulang semua syarat-syarat terpenuhi, kelompok dinyatakan lulus uji. Kelompok dinyatakan tidak lulus uji kalau salah satu syarat pada uji ulang tidak dipenuhi. Nah, gimana nih Perkasa Partner? Apakah sudah cukup mengerti mengenai kriteria SNI dari besi beton? Standar Nasional Indonesia yang diterapkan pada material besi ini sebenarnya sangat membantu kita sebagai pengguna untuk hati-hati dalam memilih besi beton yang berkualitas. Sehingga kita harusnya lebih paham, bahwa yang murah tidak selalu lebih baik. Jadi kalau sedang mencari besi beton, Perkasa Partner sekarang tau harus memilih yang mana, ya! Anyway, Perkasa Partner bisa mengecek tabel berat besi beton dan update harga terbaru di halaman website kami. Jika Perkasa Partner ingin membeli besi beton, jangan ragu untuk segera konsultasikan kebutuhan Anda kepada tim sales kami 🙂 Baja struktural tidak hanya untuk gedung pencakar langit, bangunan untuk pertanian berskala besar dan bengkel konstruksi. Ada beberapa alasan menarik mengapa baja dipilih sebagai bahan bangunan. Beberapa diantaranya adalah keberlanjutan, terjangkau, ketahanan. Dari proyek pembuatan logam murni sampai ke proyek konstruksi gabungan yang memanfatkan penggunaan kayu dan baja. Arsitek modern mempunyai banyak sekali opsi untuk dipilih. Baja adalah bahan bangunan serbaguna, yang pasti ada di hampir setiap tahap proses konstruksi dari pemasangan dan balok lantai, hingga bahan atap. Berikut adalah beberapa manfaat utama yang membuat baja struktural menjadi pilihan yang dapat diandalkan. 1. Besi lebih ringan dari kayu2. Anda dapat membangun lebih cepat dengan besi3. Menghemat uang dengan besi4. Besi baja sangat serbaguna5. Hibridasi baja dan kayu6. Ramah lingkungan 1. Besi lebih ringan dari kayu Ini mungkin terdengar mengejutkan pada awalnya, karena jika menjumlahkan berat antara kayu berukuran 2×4 dan besi berukuran 2×4, besi pasti akan lebih berat karena sifat kepadatannya melebihi kayu. Ketika proses pemasangan bagaimanapun juga rancangan besi I Beam akan hampir selalu lebih ringan dari material yang paling ringan sekalipun dalam hal ini yang dimaksudkan adalah desain balok kayu secara struktural. Sepotong Besi I beam lebih ringan dari balok glulam kayu yang dilaminasi lem, kayu LVL Laminated Veneer Lumber dan beam paralel. Selain mengurangi tenaga kerja yang dibutuhkan dalam pembangunan besi, keuntungan material yang lebih ringan adalah mengurangi biaya pengiriman material dan juga dapat menyederhanakan desain dari fondasi bangunan dan sistem pendukung struktural lainnya yang secara langsung pasti akan mengurangi anggaran proyek. 2. Anda dapat membangun lebih cepat dengan besi Waktu adalah uang, tetapi sepertinya era teknologi tinggi ini telah berhasil membuat setiap klien ingin agar anggaran pembangunan dapat ditekan semaksimal mungkin dan lebih cepat selesai dari jadwal yang ditentukan. Proyek yang membutuhkan kecepatan penyelesaian tingkat tinggi selalu merupakan mimpi buruk bagi arsitek dan kru konstruksi, karena percepatan dalam proses pembangunan tanpa memperhatikan aspek-aspek penting dapat mengakibatkan praktik pembangunanan yang tidak aman dan menghasilkan bangunan yang tidak berfungsi dengan baik. Itu semua berubah dengan penambahan besi. Bagian-bagian baja adalah bahan pra-rancang yang dbuat dengan design spesifik di pabrik/manufakturer yang siap dikirim dan siap digunakan. Percepatan konstruksi secara signifikan membuat projek berskala besar dapat mungkin diselesaikan dalam waktu beberapa minggu. Karena proses fabrikasi dikontrol ketat kualitasnya, manajer proyek dapat memberikan perhatian lebih pada masalah lain dan bagian yang dipotong sebelumnya, agar siap untuk merakit material tanpa perlu melalukan proses pengukuran dan pemotongan lagi. Ini juga mengurangi faktor human error, mengurangi jumlah waktu yang dihabiskan untuk merakit sesuatu, mengukur dan memotongnya lagi jika ada bagian yang tidak pas. Dalam rangka mengurangi waktu proyek dan anggaran konstruksi, garis waktu konstruksi yang lebih cepat mengurangi jumlah waktu proyek konstruksi yang menghambat lalu lintas, mempengaruhi bisnis di sekitar proyek dan gangguan saluran air karena terhambat karena proses konstruksi. 3. Menghemat uang dengan besi Penghematan uang yang besar karena waktu konstruksi yang lebih singkat dan pastinya akan mengurangi biaya dan tenaga kerja. Namun, membangun dengan besi dapat juga menghemat uang dengan cara-cara lainnya Besi dapat didaur ulang. Daripada membayar biaya sewa untuk menyimpan material buangan yang tidak dapat didaur ulang, perusahaan anda dapat juga melakukan daur ulang terhadap besi dan komponen metal bangunan. Karena kepentingan publik dalam mengurangi limbah konstruksi yang tidak perlu, kebanyakan perusahaan pembuangan limbah memiliki program bersubsidi yang memungkinkan mereka untuk mengambil limbah baja dan bangunan logam Anda tanpa biaya kepada Anda. Karena besi sangat tahan lama, dan juga membutuhkan sangat sedikit pemeliharaan, besi merupakan pilihan yang lebih ekonomis untuk pemilik bangunan. Biaya pemeliharaan, perbaikan dan penggantian sangat minimal-bahkan untuk jangka watktu 50 tahun lebih. Menghemat uang dalam jumlah besar bagi pemilik bangunan . Inovasi dalam produksi besi, dikombinasikan dengan persaingan yang lebih besar dalam memenuhi tuntutan kebutuhan besi yang meningkat membuat harga besi lebih murah dari yang sudah ada dalam 20 tahun ini. . Menurut American Institute of Steel Construction, “Pada tahun 1980, dibutuhkan 10 jam kerja untuk memproduksi satu ton baja. Saat ini, ton baja struktural yang sama membutuhkan jauh lebih sedikit waktu daripada satu jam kerja manusia.” Dengan demikian, penghematan biaya ini dapat diteruskan kepada konsumen Karena kemampuan struktur baja yang hampir tak tertandingi untuk menahan angin kencang, beban berat salju , kebakaran dan aktivitas seismik, yang dikombinasikan dengan ketahanannya terhadap hama dan pembusukan, perusahaan asuransi sering menawarkan premi yang lebih rendah pada kebijakan yang ditanggung untuk bangunan besi. Waktu konstruksi yang lebih cepat berarti pembayaran bunga lebih sedikit kepada pemberi pinjaman, yang biasanya mengharuskan pembayaran bunga dilakukan melalui durasi proses konstruksi. Ketika digabungkan, manfaat penghematan biaya ini menjadikan besi sebagai salah satu produk bangunan paling terjangkau di pasar. 4. Besi baja sangat serbaguna Keserbagunaan besi tidak dapat tertandingi. Dari kemampuan baja struktural untuk dibentuk menjadi bentuk apa pun, hingga kemampuan eksteriornya untuk menghasilkan pola atap sirap dan atap seperti kayu. Fleksibilitas baja inilah yang menjadikannya sebagai opsi menarik untuk pasar konstruksi perumahan. Arsitek dan desainer menyukai besi karena kemampuannya yang memungkinkan imajinasi mereka dalam merancang sesuatu yang artistik,sehingga se artisitik apapun bangunan tersebut tidak akan mengurangi kemampuannya sebagai bahan bangunan yang aman dan tangguh. Ketahanan yang sama ini juga memungkinkan untuk desain serbaguna yang luas, bentang bangunan yang jelas seperti hanggar pesawat, gudang, bangunan pertanian, dan arena juga memungkinkan untuk pembangunan gedung pencakar langit, yang tertinggi di dunia tepatnya Dubai dengan ketinggian kaki 829,8 m tinggi. Sektor komersial tidak lagi memojokkan pasar besi bangunan. Keserbagunaan dan fleksibilitas desain inilah yang sekarang disebut-sebut di sektor perumahan juga. Pertimbangan jika keluarga ingin merobohkan dinding untuk merombak atau renovasi. Mereka mengetahui bahwa pilar kayu yang menahan beban merupakan komponen penting. Sekarang, mereka memiliki pilihan untuk menggunakan balok baja di langit-langit, membuka ruang ke atas dan meniadakan perlunya balok struktural di bawah garis langit-langit. Selain itu, baja dan logam yang digunakan sebagai papan/dinding dan material atap yang jauh lebih tahan lama dibandingkan kayu. 5. Hibridasi baja dan kayu Ini adalah area di mana hibridisasi turut ikut andil dalam pembangunan. Sementara, sebagian besar pemilik rumah menyukai gagasan fleksibilitas dan ketahanan baja. Tetapi mereka berhati-hati untuk pindah sepenuhnya dari bahan material kayu ke bahan material baja. Sehingga, banyak perusahaan konstruksi menawarkan bangunan baja/kayu hibrida. Yang memanfaatkan kekuatan, keawetan dan penyangga yang ditawarkan oleh baja, yang dipasangkan dengan sifat insulator kayu. Pasangan bahan ini sangat bermanfaat. Sehingga Departemen Perumahan dan Pembangunan Perkotaan AS telah menerbitkan Panduan Pembuatan Bangunan Baja dan Baja Hibrida. Untuk mendorong pengembang perkotaan menggunakan baja struktural sebagai tambahan bahan bangunan tradisional. 6. Ramah lingkungan Baja terbuat dari bahan daur ulang dan dapat didaur ulang pada akhir masa pakainya. Salah satu dari banyak alasan mengapa baja dapat menghasilkan poin-poin pembangun terhadap program sertifikasi bangunan hijau. Menurut Insitusi besi daur ulang 80 juta ton baja didaur ulang setiap tahun, menjadikannya produk yang paling banyak didaur ulang di dunia Sejak tahun 1990, industri baja telah mengurangi intensitas energi per ton baja yang diproduksi. Sebesar 28% dan emisi CO2 sebesar 35% per ton baja yang dikirim. Pengurangan penggunaan energi dan emisi CO2 dengan cepat mencapai batas yang ditentukan oleh hukum fisika Ketika dikombinasikan dengan peningkatan desain lainnya, bangunan baja sangat hemat energi. Hubungan antara baja berkualitas tinggi, besi prefabrikasi yang tepat, penambahan insulasi yang memadai menjadikan ruangan kedap udara dan nyaman. Panel atap siap pakai dan siap dihuni susunan panel surya dan produk atap yang dingin, secara dramatis menurunkan panas matahari. Yang selanjutnya meningkatkan penghematan energi. Daftar keunggulan baja struktural ini bergantung pada dua faktor, namun kualitas bahan dan tingkat pengalaman pembangun. Ketika dua faktor ini dipadukan menjadi satu. Pemilik bangunan mendapat manfaat dari segi bangunan yang menarik yang dirancang dengan baik yang tahan lama dan berkelanjutan. SMS Perkasa sebagai distributor besi di Surabaya. Kami siap untuk melayani segala macam kebutuhan besi Anda, dan kami jamin produk yang kami tawarkan nantinya. Anda bisa mendapatkan berbagai pilihan besi sesuai dengan kebutuhan Anda. KONSTRUKSI BAJA CV ABDI JAYA -Hampir setiap bangunan di sekeliling kita menggunakan beragam jenis besi konstruksi sesuai dengan fungsinya. Yuk, kenali perbedaan macam besi serta kegunaannya berikut ini,! Jika kita perhatikan, besi menjadi salah satu elemen penting dalam sebuah bangunan. Bagian fondasi rumah menggunakan besi beton, bagian dinding menggunakan besi siku, dan bagian atap menggunakan besi baja. Hal itu tak terlepas dari berbagai manfaat dan kegunaan yang ada pada setiap varian besi konstruksi. Sebagai referensi, beirkut ulasan lengkap mengenai jenis jenis besi untuk konstruksi yang sering menjadi material bangunan beserta kegunaannya. 5 Jenis Besi untuk Konstruksi dan Kegunaannya 1. Jenis Besi Beton Jenis besi pertama yang cukup sering kamu temukan adalah besi beton. Beton merupakan jenis besi konstruksi yang biasanya menjadi tulang-tulang pada pondasi sebuah bangunan sehingga sering disebut beton bertulang. Hampir setiap bangunan modern menggunakan beton pada fondasinya. Hal ini karena beton memang terkenal sangat kokoh dan dapat bertahan lama. Secara umum, besi beton terdiri dari dua model yaitu jenis besi ulir deformed bar dan jenis besi polos plain bar. Besi berbentuk bulat ini sangat bermanfaat untuk konstruksi besi pada pondasi sebuah bangunan karena bekerja saling melengkapi dengan beton bangunan. 2. Besi Konstruksi H-beam Di antara jenis jenis besi baja yang biasanye menjadi bahan konstruksi bangunan, varian besi H-beam adalah yang paling terkenal. H-beam adalah besi baja berbentuk balok yang secara teknis bernama hot rolled dan memiliki bentuk serupa huruf H. Besi H-beam sering terpakai untuk membangun konstruksi besi pada jembatan dan juga proyek gedung-gedung besar. 3. Jenis Besi Siku Sesuai namanya, besi siku adalah varian besi yang berbentuk siku dengan sudut kemiringan 90 derajat. Jenis jenis besi siku tersedia dalam ukuran yang bervariasi mulai dari ukuran 2 cm, 3 cm, 4 cm, hingga 5 cm. Besi siku biasanya dapay kamu temukan di konstruksi besi pada tangga, rak besi, menara air, dan kebutuhan lainnya. 4. Expanded Metal Besi expanded metal termasuk jenis jenis besi untuk konstruksi yang bentuknya menyerupai mesh atau jaring-jaring, serta terbuat dari pelat baja berlubang. Keunggulan yang dimiliki jenis besi konstruksi ini yaitu sangat kuat namun ringan karena dibuat dari plat baja yang disayat dan ditarik tanpa proses pengelasan. Sama seperti varian besi lainnya, besi expanded metal tersedia dalam beragam ukuran serta fungsi yang berbeda-beda. 5. Wide Flange Besi Wide Flange WF memiliki bentuk yang serupa dengan besi H-beam dan biasa digunakan sebagai material konstruksi besi baja dalam konstruksi bangunan. Perbedaannya, kekuatan besi WF jauh lebih tinggi baik itu pada gaya tekan maupun gaya tariknya. Tak heran bila besi konstruksi satuini dapat menjadi material untuk struktur konstruksi bangunan yang lebih efisien. Artikel Terkait 6 Kelebihan Konstruksi Baja yang Buat Gedung Maupun Rumah Lebih Aman Jenis Konstruksi Baja WF, CNP, H-Beam + Panel Lantai Cara Cepat Membangun Kuat,berat, dan tdk raouh

penggunaan besi pada rangka bangunan didasarkan pada sifat besi yaitu