caramenentukan daya MCB 3 PHASA - YouTube. Bagaimana cara menghitung daya listrik - Tempat kita berbagi ilmu. 16a 3 Phase Berapa Watt. Fasa, Arus, MCB dan Kabel Listrik | Setiawan Personal Blog. 16a 3 Phase Berapa Watt. MCB Schneider 3 Phase 3 Pole 32A 32 A 32Ampere Merlin Gerin Domae 4,5 32 Amper | Shopee Indonesia. Rumus Daya Listrik Arus MCB50 ampere 3 phase berapa watt ? 220 x 50 = 11000 watt Menghitung Kapasitas MCB 3 Phase Lalu bagaimana cara menghitung MCB 3 phase ? Untuk menghitung kapasitas MCB 3 phase yang diperlukan, maka kebalikan dari cara di atas. Misalnya di sebuah pabrik, tenaga sebuah mesin blower 3 phase bekerja pada daya 750 watt. Fungsiohm saklar 3 phase. Untuk mengetahui cara menghitung daya listrik 3 phase, terlebih dahulu anda harus mengetahui bagaimana rumus untuk menghitungnya. Cara menyambung kabel listrik 3 phase. Satu unit mcb tiga phase dan mcb single phase; Untuk jaringan 3 fasa sendiri terdiri dari 4 penghantar listrik yaitu 3 kabel live (r s t) dan 1 Rinciancara menghitung motor listrik 3 phasa Cara Menghitung Ampere 3 Phase. Faktor daya 080 atau sesuaikan dengan Spesifikasi yang tertera pada Elektro Motor tersebut. Demikianlah artikel tentang Cara Menentukan Spesifikasi Komponen Instalasi Motor Listrik 3 fasa DOL starter. Cara Menentukan Daya Mcb 3 Phasa Cara Menghitung Motor Listrik Artikelkali ini juga mengulas berkenaan Skema Cara Memasang Kontaktor Schneider LC1D32 LC1D25 Komponen Elektronik, Populer 31+ Cara Menentukan Rst Pada Listrik 3 Phase, Panduan Cara Pasang Timer Ke Kontaktor Youtube dan juga Cara Kerja Kontaktor - Berkas Sekolah, Cara pasang MCB, ELCB dan Penangkal petir di Rumah | FunnyCat.TV. Laluuntuk menentukan nilai MCB yang tepat, yang perlu dilakukan adalah menghitung kuat arus yang dilewati dengan daya listrik maksimal yang diberikan oleh PLN. Sebagai contoh sederhana sebuah rumah berlangganan listrik 1 fasa dengan daya 1300 Watt, maka perhitungan kasar (tidak menggunakan factor daya) untuk nilai MCBnya adalah sbb: MCB(Miniature Circuit Breaker) Rating Ampere dalam skala 2-100A. kA hanya terbatas pada 4.5kA. Tidak bisa mengatur Rating Ampere. Tidak memiliki tombol reset. Ukurannya yang kecil. Dari penjelasan diatas, ternyata untuk MCCB banyak sekali fungsi dan spesifikasi yang harus kita ketahui agar tidak salah memilih komponen yang akan kita gunakan SelainMCB, di dunia kelistrikan terdapat banyak sekali peralatan listrik yang digunakan sebagai pengaman pada sebuah jaringan listrik. MCCB adalah salah satunya, yang dijuga digunakan sebagai pengaman untuk keselamatan dari bahaya listrik maupun bahaya short circuit. Pasti banyak dari kalian yang masih belum mengenal tentang MCCB. Untuk itu berikut adalah pengertian, fungsi hingga cara Padadasarnya belajar elektronika seperti satuan listrik sangatlah menyenangkan karena bisa mengasah pengetahuan dan ketepatan dalam menghitung. Jadi setelah mengetahui cara menghitung watt volt dan ampere diatas kita tidak perlu lagi bertanya tanya 1 ampere berapa watt, 220 volt berapa watt, cara menghitung ampere 3 phase dan lain sebagainya. Untukmelindungi keselamatan kita sendiri maupun keamanan perangkat listrik rumah kita, kita perlu memilih dan menentukan MCB/Breaker yang sesuai dengan kebutuhan kita. Anda dapat membaca artikel "Cara Menghitung Daya Listrik yang diperlukan Rumah" untuk menentukan pilihan MCB sesuai dengan daya listrik yang digunakan oleh rumah anda. Tetapikalau dilogika asal instalasinya benar dan MCB nya tidak melebihi KHA kabel, maka jika terjadi konsleting maka MCB akan turun dan tidak terjadi kebakaran. Studi Kasus Kedua untuk listrik 3 Phasa. 100 KW. Misalkan total daya yang dibutuhkan adalah 100KW maka: P = 100000 watt. Ps = ,8 = 125000 VA = 125 KVA. V = 3 x 220 = 660. I = Ps/V Demikiancara perhitungan kebutuhan maksimum daya listrik pada suatu instalasi rumah tunggal menurut PUIL. Besarnya kebutuhan daya listrik ini akan menentukan berapa rating MCB yang dibutuhkan dan juga daya listrik PLN yang dibutuhkan. Menentukan Rating MCB. Sesuai contoh perhitungan kebutuhan maksimum diatas, didapat angka 9,5A. Carapertama : Melihat jumlah kabel dari tiang PLN Box MCB Meter, untuk instalasi 1 phase jumlah kabelnya 2 buah. Cara kedua : Melihat jumlah MCB di meter PLN, untuk listrik 1 phase jumalah MCB nya 1 buah. Instalasi Listrik 3 Phase memiliki tegangan normal 380 V, dan cara mengetahui jenis instalasi listriknya sama dengan diatas yaitu dengan 2 cara. caramenghitung ampere mcb 3 phase - MateriBelajar.Co.Id. Terdapatbanyak pilihan daya jenis ukuran MCB mulai dari 1A, 2A, 4A, 6A, 10A, 16A, 20A, 25A, 32A bahkan 60A seperti contoh gambar diatas. Untuk menghitung kapasitas arus maximal yang bisa dialirkan MCB mudah saja yaitu dengan cara mengalikan kapasitas arus MCB dengan tegangan PLN yaitu 220 V. Baca Juga : Begini Cara Menghitung Pemakaian Listrik 0E7D. 3 Phase 4 Way MCB Box - Pernah mendengar atau melihat MCB 3 phase ? Sebenarnya tidak beda dengan MCB 1 phase, cuman bentuk fisik dari yang 3 phase lebih besar. Guna MCB 3 phase itu sama saja yakni sebagai pembatas arus serta contoh, fungsi MCB 3 fasa dalam instalasi mesin ialah pengaman motor dari arus pendek, sehingga adanya panas serta rusaknya motor dapat ini ialah info mengenai MCB 3 phase, mulai dari daftar harga, manfaat, kapasitas serta lain MCB 3 Fasa SchneiderBerikut ini sebagian kisaran harga dari merk MCB 3 phase yang dijual di pasar online Indonesia dari berbagai kapasitas dan tipenya. Harga MCB 3 phase ukuran 1A – 40A Chint Rp – Rp Harga MCB 3 phase ukuran 6A – 40A Hager Rp Harga MCB 3 phase ukuran 6A – 25A Shasugi Rp Harga MCB 3 phase ukuran 2A - 6A Shihlin Rp Harga MCB 3 phase ukuran 50A Shihlin Rp Harga MCB 3 phase ukuran 6A – 25A LS Rp – Rp. MCB 3 Phase Merk Schneider Berikut ini list harga MCB 3 phase Schneider Harga MCB 3 phase ukuran 6A – 20A Schneider Domae Rp – Rp. Harga MCB 3 phase ukuran 25A Schneider Domae Rp Harga MCB 3 phase ukuran 32A Schneider Domae Rp – Rp Harga MCB 3 phase ukuran 35A Schneider Domae Rp Harga MCB 3 phase ukuran 40A Schneider Domae Rp – Rp Harga MCB 3 phase ukuran 45A Schneider Domae Rp Harga MCB 3 phase ukuran 50A Schneider Domae Rp – Rp Harga MCB 3 phase ukuran 63A Schneider Domae Rp – Rp Harga MCB 3 phase ukuran 16A Schneider Merlin Gerin Rp. Harga MCB 3 phase ukuran 32A Schneider Merlin Gerin Rp. Harga MCB 3 phase ukuran 40A Schneider Merlin Gerin Rp. 10 Ampere 3 Phase Berapa Watt?MCB 3 phase yang terdapat di pasaran ternyata beraneka jenis serta macamnya pun banyak. Ukuran ampere memperlihatkan untuk berapa watt MCB itu dipakai. Buat mengetahui berapa watt peruntukannya, tinggal dikalikan saja jumlah ampere dikali contoh, untuk tegangan 220 volt yang digunakan di Indonesia, maka dayanya adalah MCB 10 ampere 3 phase berapa watt ? 220 x 10 = 2200 watt MCB 16 ampere 3 phase berapa watt ? 220 x 16 = 3520 watt MCB 25 ampere 3 phase berapa watt ? 220 x 25 = 5500 watt MCB 3 phase 20 ampere berapa watt ? 220 x 20 = 4400 watt MCB 3 phase 32 ampere berapa watt ? 220 x 32 = 7040 watt MCB 3 phase 40 ampere berapa watt ? 220 x 40 = 8800 watt MCB 50 ampere 3 phase berapa watt ? 220 x 50 = 11000 wattCara Menghitung MCB 3 PhaseLalu gimana cara menghitung MCB 3 phase ? Untuk menghitung kapasitas MCB 3 phase yang diperlukan, maka kebalikan dari metode di atas. Misalnya di sebuah pabrik, tenaga sebuah mesin blower 3 phase bekerja pada daya 750 watt. Berapa ampere kapasitas MCB yang diperlukan ?Maka jawabannya tinggal dibagi saja jumlah watt dibagi tegangan yang berlaku yakni 220 volt atau 380 volt. Jika voltase 220 volt, maka MCB yang dibutuhkan adalah 3,4 A serta dibulatkan menjadi 4 informasi seputar MCB 3 phase 35 ampere di pasaran khususnya di pasar online Indonesia. Kegunaan MCB 3 Phase - Pernah mendengar atau melihat MCB 3 phase ? Sebetulnya sama saja dengan MCB 1 phase, hanya bentuk fisik dari yang 3 phase lebih besar. Guna MCB 3 phase itu sama saja yakni sebagai pembatas arus dan contoh, fungsi MCB 3 fasa dalam instalasi mesin ialah pengaman mesin dari arus pendek, sehingga adanya panas serta rusaknya motor dapat ini adalah info seputar MCB 3 phase, mulai dari list harga, fungsi, kapasitas serta lain MCB 3 Phase ChintInilah beberapa kisaran harga dari merk MCB 3 phase yang dijual di marketplace Indonesia dari berbagai kapasitas dan tipenya. Harga MCB 3 phase ukuran 1A – 40A Chint Rp – Rp Harga MCB 3 phase ukuran 6A – 40A Hager Rp Harga MCB 3 phase ukuran 6A – 25A Shasugi Rp Harga MCB 3 phase ukuran 2A - 6A Shihlin Rp Harga MCB 3 phase ukuran 50A Shihlin Rp Harga MCB 3 phase ukuran 6A – 25A LS Rp – Rp. 3 Fasa Schneider Berikut ini list harga MCB 3 phase Schneider Harga MCB 3 phase ukuran 6A – 20A Schneider Domae Rp – Rp. Harga MCB 3 phase ukuran 25A Schneider Domae Rp Harga MCB 3 phase ukuran 32A Schneider Domae Rp – Rp Harga MCB 3 phase ukuran 35A Schneider Domae Rp Harga MCB 3 phase ukuran 40A Schneider Domae Rp – Rp Harga MCB 3 phase ukuran 45A Schneider Domae Rp Harga MCB 3 phase ukuran 50A Schneider Domae Rp – Rp Harga MCB 3 phase ukuran 63A Schneider Domae Rp – Rp Harga MCB 3 phase ukuran 16A Schneider Merlin Gerin Rp. Harga MCB 3 phase ukuran 32A Schneider Merlin Gerin Rp. Harga MCB 3 phase ukuran 40A Schneider Merlin Gerin Rp. 3 Phase 10 Ampere Berapa Watt?MCB 3 phase yang ada di pasaran ternyata banyak jenis serta tipenya pun banyak. Ukuran ampere menunjukkan buat berapa watt MCB itu dipakai. Buat mengetahui berapa watt peruntukannya, tinggal dikalikan saja jumlah ampere dikali contoh, untuk tegangan 220 volt yang dipakai di Indonesia, maka wattnya sebagai berikut MCB 10 ampere 3 phase berapa watt ? 220 x 10 = 2200 watt MCB 16 ampere 3 phase berapa watt ? 220 x 16 = 3520 watt MCB 25 ampere 3 phase berapa watt ? 220 x 25 = 5500 watt MCB 3 phase 20 ampere berapa watt ? 220 x 20 = 4400 watt MCB 3 phase 32 ampere berapa watt ? 220 x 32 = 7040 watt MCB 3 phase 40 ampere berapa watt ? 220 x 40 = 8800 watt MCB 50 ampere 3 phase berapa watt ? 220 x 50 = 11000 wattRumus Menghitung MCB 3 PhaseLalu gimana cara menghitung MCB 3 phase ? Buat menghitung kapasitas MCB 3 phase yang dibutuhkan, maka kebalikan dari metode di atas. Umpamanya di sebuah pabrik, tenaga sebuah motor blower 3 phase bekerja pada daya 750 watt. Berapa ampere kapasitas MCB yang diperlukan ?Maka jawabannya tinggal dibagi saja jumlah watt dibagi tegangan yang digunakan yaitu 220 volt atau 380 volt. Jika tegangannya 220 volt, maka MCB yang dibutuhkan adalah 3,4 A dan dibulatkan menjadi 4 informasi seputar cara memasang MCB 3 phasa di pasaran khususnya di marketplace Indonesia. Suatu instalasi rumah atau gedung harus dilengkapi dengan alat pengaman listrik yeng berfungsi untuk memutus aliran listrik ketika ada gangguan arus hubung singkat atau kelebihan daya overload. Salah satu alat proteksi tersebut adalah MCB yang biasa ditemukan pada suatu instalasi rumah dan gedung. Pada suatu MCB telah tertulis spesifikasinya, seperti kapasitas arus tegangan dan fasanya. Namun ada diatara kita bingung untuk membaca spesifikasi tersebut misalnya C4, 230 V, 1 phasa. Tapi tenang saja diartikel ini kami akan membagikan cara membaca spesifikasi MCB, cara menentukan MCB dan menentukan berapa watt daya yang terpasang pada KWH Pengertian MCBMCB atau Miniatur Circuit Breaker adalah suatu alat proteksi listrik yang berfungsi memutus aliran listrik ababila terjadi gangguan pada suatu instalasi, seperti arus hubung singkat short circuit dan juga beban lebih overload sehingga membuat suatu bangunan lebih aman. Sebagian orang pernah mengalami kejadian MCB di rumahnya turun akibat adanya gangguan hubung singkat dan beban lebih. Gangguan beban lebih termasuk hal yang paling sering dialami ketika penggunaan peralatan listrik terlalu banyak dan menyebabkan MCB turun karena melewati kapasitas daya KWH yang Cara Membaca Spesifikasi MCBPada suatu MCB sudah tertulis dengan jelas spesifikasinya namun tidak semua orang tahu arti dari tulisan yang ada di MCB. 1. MCB Berapa Ampere ArusnyaPerlu kalian ketahui bahwa untuk mengetahui berapa ampere arus suatu MCB maka bisa kalian lihat tulisan yang diawali huruf C seperti C4, C6 dll. C4 maksudnya batas arus listrik yang bisa dilalui MCB adalah 4 ampere dan C6 artinya 6 ampere begitu seterusnya. 2. MCB Berapa Volt TegangannyaUntuk tegangan bisa dilihat suatu angka yang berakhiran huruf V, misal 230 V. Maksudnya adalah MCB tersebut bekerja pada tegangan 230 Cara Menentukan MCBUntuk menentukan MCB yang tepat maka dapat dilakukan dengan menggunakan rumus atau persamaan daya, yaituP = V x IKeterangan P = Daya VAV = Tegangan VoltI = Arus AContoh Suatu rumah terpasang KWH meter dengan daya 900 VA maka MCB berapakah yang tepat untuk dipasang di KWH meter P = 900 VAV = 230 VI = ...?PenyelesaianI = P/V = 900 / 230 = 3,91 ABatas arus maksimum yang bisa dilewati sebesar 3,91 A sehingga MCB yang digunakan adalah MCB 4 A. Mengapa MCB 4 Ampere? karena tidak ada MCB 3,91 A. Catatan MCB yang digunakan harus lebih besar dari pada batas arus maksimum. Misalkan batasa arus maksimumnya 7 A maka yang digunakan MCB 10 A jangan yang 6 A. Hal tersebut dilakukan agar listrik tidak mati ketika arus mencapai 7 A. Dalam penentuan MCB arus I yang didapatkan dari perhitungan di atas dikalikan dengan 120 % untuk faktor safety kemudian dicocokkan pada tabel MCB di Daftar Arus MCB Berikut ini merupakan tabel daftar arus MCB 1 fasa dan 3 Gambar Besar Ampere MCB 1 Fasa MCB 3 Fasa 2 2 4 4 6 6 10 10 16 16 25 25 32 32 40 40 50 50 63 63 80 100 E. Tabel Daya dan MCB Yang TepatBerikut ini merupakan daftar daya tersambung PLN beserta dengan MCB dan KWH meter yang tepat1. Tabel Daya MCB 1 FasaVersi Gambar Daya Tersambung Pembatas / MCB 1 Fasa A Pengukuran / KWH Meter 220 1 x 1 KWH Meter 1 fasa 220 volt dua kawat 450 1 x 2 900 1 x 4 1 x 6 1 x 10 1 x 16 KWH Meter 1 fasa 220 volt dua kawat 1 x 20 1x 25 1 x 35 1 x 50 1 x 63 KWH Meter 1 fasa 220 volt dua kawat, bila perlu dengan trafo arus tegangan rendah. 1 x 80 1 x 100 2. Tabel Daya MCB 3 FasaVersi Gambar Daya Tersambung Pembatas / MCB 3 Fasa A Pengukuran / KWH Meter 3 x 6 KWH Meter tiga fasa 380 volt empat kawat 3 x 10 3 x 16 3 x 20 3 x 25 3 x 35 3 x 50 3 x 63 KWH Meter tiga fasa 380 volt empat kawat, bila perlu dengan trafo arus tegangan rendah 3 x 80 3 x 100 3 x 125 KWH Meter tiga fasa 380 volt empat kawat dengan trafo arus tegangan rendah 3 x 160 3 x 200 3 x 225 3 x 250 3 x 300 PMT dilengkapi dengan trafo arus dan relay pembatas thermis overload dengan setelan disesuaikan daya kontrak Jadi itulah materi mengenai bagaimana cara membaca MCB, Penentuan MCB yang tepat dengan menggunakan rumus, bagaimana cara menentukan ampere dan jenis MCB, tabel arus MCB 1 fasa, tabel arus MCB 3 fasa dan tabel daya tersambung PLN. Circuit Breaker CB adalah alat pengaman dan pemutus arus listrik secara otomatis. Jika arus listrik yang melewati suatu rangkaian listrik melebihi ambang batas, maka CB akan segera memutus aliran arus tersebut. Circuit Breaker banyak sekali macamnya, namun yang paling banyak digunakan untuk proyek-proyek perumahan ataupun industri yang berlangganan PLN Tegangan Menengah 20 KV hanyalah 3 jenis Circuit Breaker yaitu MCB, MCCB dan ACB. Untuk lebih jelasnya tentang macam-macam Circuit Breaker akan saya jelaskan di artikel khusus. Berikut penjelasan sederhana tentang MCB, MCCB dan ACB MCB MCB singkatan dari miniature Circuit Breaker, batasan hantar arus maksimal untuk mcb biasanya hanya sampai 63 A. Namun MCB memiliki banyak pilihan jumlah kutub pole, antara lain MCB 1P, MCB 2P, MCB 3P, dan MCB 4P. Selain itu MCB juga dapat dibedakan berdasarkan kurva tripnya Ada MCB Tipe A, B, C, D, K, Z yang pernah saya bahas di artikel saya yang lain. Gb. Miniature Circuit Breaker MCB MCCB MCCB adalah singkatan dari Moulded Case Circuit Breaker, batasan hantar arus maksimal MCCB jauh lebih besar dari MCB. Jumlah kutub MCCB bervariasi dari 2P sampai dengan 4P untuk yang 1P sangat jarang ditemui Jenis MCCB banyak sekali dan pemilihan MCCB biasanya didasarkan pada kemampuan hubung singkat short circuit/ka, batas arus listrik, kurva karakteristik, dan lain-lain. Gb. Moulded Case Circuit Breaker MCCB ACB ACB adalah singkatan dari Air Circuit Breaker, biasanya dipakai sebagai CB Incoming sebuah Panel Utama Tegangan Rendah PUTR dan banyak dipakai sebagai pengaman dan pembatas arus listrik untuk range yang besar. Gb. Air Circuit Breaker ACB Jumlah kutub yang tersedia hanya 3P dan 4P, namun kemampuan hantar arus ACB bisa mencapai 6300 A, dan dapat dipasangkan dengan berbagai aksesoris tambahan seperti Auxilary Contact, UVT, dan lain sebagainya. Breaker Sebagai Pembatas Arus Listrik Salah satu fungsi Circuit Breaker adalah sebagai pembatas arus listrik. Sering kita mendengar alasan teknisi listrik ketika mcb β€œanjlok” dikarenakan beban listrik kita yang berlebih arusnya. Lalu kenapa kita musti dan harus menggunakan Circuit Breaker ini untuk membatasi arus yang lewat di kabel rumah kita? Contoh sederhananya begini, Gb. Analogi Circuit Breaker Sebagai Pembatas Arus 1 Pada gambar di atas, ada Circuit Breaker CB di sisi kiri, dan kabel yang dilambangkan dengan penampang berwarna biru memanjang dengan tanda panah menuju beban listrik di rumah. Arus listrik digambarkan sebagai lingkaran berwarna merah dengan tulisan β€œ1A” satu Ampere. Anggap saja kita langganan PLN 2 Ampere dilambangkan dengan dua lingkaran merah. Berarti PLN telah menyiapkan Circuit Breaker sebesar 2 A dan memasang kabel-kabel listrik yang hanya kuat sampai batasan 2 Ampere. Gb. Analogi Circuit Breaker Sebagai Pembatas Arus 2 Jika kita mengganti CB dengan 4 A seperti gambar di atas. Maka kabel yang hanya bisa menahan arus 2 Ampere akan dilewati oleh arus sebesar 4 A, sehingga kabel akan tidak kuat menanggung beban arus berlebih, dan terjadilah kebakaran. Tegangan, Daya, dan Arus Listrik Tegangan Listrik Tegangan listrik adalah perbedaan potensial antara dua titik listrik yang dinyatakan dengan satuan volt. Tegangan listrik 1 phase di Indonesia adalah sebesar 220 Volt, sedangkan 3 phase 380 Volt. Daya Listrik Daya listrik adalah laju hantaran energi dalam rangkaian listrik. Satuan daya bisa Watt, VA Volt Ampere, ataupun VAR Volt Ampere Reaktif. Secara sederhana perbedaan Watt, VA dan VAR bisa kita lihat dari segitiga daya di bawah ini. Gb. Segitiga Daya S = V x I satuan VA P = S Cos Ο† = V x I Cos Ο† satuan Watt Q = S Sin Ο† = V x I Sin Ο† satuan VAR Dalam kasus penentuan arus breaker ini kita hanya akan menemukan satuan daya dalam Watt ataupun VA. Dari rumus di atas dapat kita simpulkan bahwa 1 VA = 1 Watt/ Cos Ο†, kita ambil contoh Cos Ο† = 0,8. Maka 1 VA = 0,8 Watt Untuk lebih jelasnya saya telah membuat video β€œRumus Segitiga Daya Listrik” yang telah saya buat di chanel youtube saya, silahkan ditonton πŸ™‚ Arus listrik Arus listrik adalah banyaknya muatan listrik dalam suatu rangkaian listrik. Satuan arus adalah Ampere. Untuk lebih jelasnya silahkan lanjut baca info di bawah. Menentukan Arus Listrik Ini artinya dalam penentuan CB, maka hal pertama yang kita lakukan adalah menentukan arusnya dahulu. Rumus yang dipakai untuk menghitung arus listrik adalah rumus berikut Mungkin kita sering mendengar pertanyaan β€œMesin ini mau pakai mcb/cb berapa ampere?” Untuk 1 phase V=220 Volt P = V x I x Cos Ο† maka Untuk 3 phase V=380 Volt P = V x I Cos Ο† maka Dimana, P = besar daya listrik dalam satuan Watt V = besar tegangan listrik dalam satuan Volt I = besar arus listrik dalam satuan Ampere Cos Ο† = besarnya factor daya listrik biasanya 0,8 Saya juga telah membuat video β€œRumus Menghitung Arus Listrik” di chanel youtube saya, semoga bermanfaat. Menentukan CB Yang Dipakai Setelah kita mendapatkan nilai arus, hal selanjutnya yang kita lakukan adalah menentukan CB yang sesuai dengan hasil perhitungan arus tadi. Dalam penentuan CB ini hasil perhitungan arus dikalikan 120% sebagai factor safety untuk kemudian dicocokan dengan table di bawah ini. Gb. Tabel Circuit Breaker Dari table saya kelompokkan CB 3 phase di bawah 40 A menggunakan MCB, sedangkan dari 40 A sampai 1000 A saya memakai MCCB dan di atas 1000 A untuk ACB. Pengelompokan ini bukanlah aturan baku, pengaturan kapan beban listrik menggunakan MCB, MCCB dan ACB harus didasarkan pada spesifikasi mesin listrik dan budget dari proyek itu sendiri. Dan biasanya hal tersebut akan didiskusikan dengan bagian utility/terkait dari proyek tersebut. Namun pengeompokan di tabel di atas dapat anda jadikan patokan sederhana dalam memulai perhitungan dan pemilihan jenis Circuit Breaker. Contoh Kasus 1 Sebuah alat listrik 1 phase memiliki daya 600 Watt, Cos Ο† sebesar 0,9. Maka berapa ampere mcb yang dibutuhkan? Jawab P = 600 Watt Cos Ο† = 0,9 V = 220 V 1 phase Maka, I =600/220 x 0,9 I = 3 Ampere Untuk menentukan breaker/mcb, maka 3 Ampere x 1,2 factor safety = 3,6 ~ MCB 1P, 4 Ampere lihat table Contoh Kasus 2 Sebuah mesin listrik 3 phase memiliki daya Watt. Maka berapa ampere mccb yang dibutuhkan? Jawab P = Watt Cos Ο† = anggap saja 0,8 V = 380 V 3 phase Maka, I = x 1,73 x 0,8 I = 56,8 Ampere Untuk menentukan breaker/mccb, maka 56,8 Ampere x 1,2 factor safety = 68,2 ~ MCCB, 3P 80 Ampere lihat table Contoh Kasus 3 Sebuah rumah memiliki peralatan listrik sebagai berikut 1 unit kulkas sebesar 150 Watt 1 unit TV LED sebesar 57 Watt 1 unit mesin cuci sebesar 300 Watt 3 unit kipas angin masing-masing 60 Watt 1 unit rice cooker 350 Watt 10 buah lampu penerangan masing-masing sebesar 16 Watt Semua peralatan listrik yang dimiliki rumah tersebut memiliki tegangan 1 phase 220 Volt dengan Cos Ο† sebesar 1 Berapa ampere mcb yang dibutuhkan? Jawab 1 unit kulkas 150 x 1 = 150 Watt 1 unit TV LED 57 x 1 = 57 Watt 1 unit mesin cuci 300 x 1 = 300 Watt 3 unit kipas angin 60 x 3 = 180 Watt 1 unit rice cooker 350 x 1 = 350 Watt 10 buah lampu penerangan 16 x 10 = 160 Watt + 1197 Watt P = 1197 Watt Cos Ο† = 1 V = 220 V 1 phase Maka, I =1197/220 x 1 I = 6 Ampere Untuk menentukan breaker/mcb, maka 6 Ampere x 1,2 factor safety = 7,2 ~ MCB 1P, 8 Ampere lihat table. Beberapa video terkait penentuan circuit breaker bisa kawan-kawan lihat di bawah ini. Demikianlah sedikit gambaran tentang cara menentukan ampere pada circuit breaker, semoga bisa menjadi sedikit pengetahuan bagi kita semua. Untuk pertanyaan, saran ataupun koreksi. Silahkan meninggalkan jejak di kolom komentar.

cara menentukan mcb 3 phase