MAKALAH CERPEN, Kumpulan, Makalah Penyusunan, makalah, ini, di, dasari, pada, tinjauan, pustaka, mengenai, pengertian, cerpen, ciri, ciri, cerpen, unsur, intrinsik CerpenTema Hari Pahlawan: Pahlawan, Bukan Sok Pahlawan. Dok. besok kita bikin perkumpulan sepak bola, ya. Aku sudah punya sebelas orang pemain di desa ini. Aku lihat, gaya dan keterampilan bermain mereka cocok dan berkelas. Aku optimis sih, mereka pasti bisa bersaing di liga desa." Sedangbulan di atas pundak-Mu. istriku masuk ke dalam darah-Mu. Ketika Engkau mengucapkan selamat malam. bunga-bunga kertas aneka warna. berhamburan dari mulut-Mu. Dan untuk anakku. Kausediakan balonan biru. Bintang-bintang bertepuk tangan. dan serangga malam riuh tertawa. Haripahlawan adalah hari yang memperingati jasa para pahlawan yang berjuang untuk kemerdekaan dan kemajuan bangsa. 10 november adalah hari pahlawan yang diperingati oleh bangsa Indonesia. ContohPidato Singkat Tentang Hari Kartini Dalam Bahasa Inggris Dan Terjemahannya Halo sobat IBI.. Pada tanggal 21 April, diperingati sebagai hari Karini. Kartini reva adalah seorang pahlawan wanita. Karena ia diberikan, saat ini, ada policewomen, pilot, dokter, guru dll. Cerpen Bahasa Inggris; Contoh Kalimat Present Continuous Tense; 10 Contoh Pembukaan Pidato untuk Berbagai Acara dan Kegiatan. 5. Pegawai Sipil Pemerintah. Peran pegawai sipil pemerintah atau yang biasa disebut PNS sangat penting dalam mempersiapkan naskah dan pidato hari kesaktian Pancasila. Sehingga pelaksanaan peringatan akan kesaktian Pancasila dapat terselenggara dengan baik. Cerpen"Pahlawan Lembu" mengisahkan tentang kemenangan "Calet", seekor lembu milik seorang juara bernama Mamat dalam pertandingan laga lembu. Calet menewaskan "Langsat", lembu jantan ContohParagraf Narasi Tentang Pahlawan contoh teks narasi. kota surabaya terkenal sebagai kota pahlawan karena pada tanggal 20 November 1945, kota Surabaya meletuslah suatu pergerakan perlawanan rakyat Surabaya dalam mengusir penjajahan Belanda dan para sekutu di tanah air terutama bagi daerah Surabaya. Daripenjelasan singkat mengenai sejarah ini, wajar bila akhirnya hari pahlawan diperingati setiap tanggal 10 November. Pertempuran Surabaya pada 10 November 1945 itu ditetapkan sebagai Hari Pahlawan melalui Keppres Nomor 316 tahun 1959 pada 16 Desember 1959. Sehinggabeliau juga diangkat sebagai Bapak Pendidikan Nasional Indonesia sekaligus pahlawan nasional yang kedua oleh presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno pada waktu itu. Nah, demikianlah di atas ulasan yang bisa kami bagikan tentang Hari Pendidikan Nasional yang selalu dilaksanakan setiap tanggal 2 Mei setiap tahunnya, termasuk pada ArtikelBahasa Indonesia, Naskah Contoh Pidato Tentang Hari Kartini Singkat, yang sedang trends, mengulas tentang Pidato Naskah Contoh Pidato Tentang Hari Kartini Singkat - RA Kartini merupakan salah satu pahlawan wanita terkenal di Indonesia dan jasa-jasa serta bagaimana pandangan hidupnya, akan disampaikan melalui sebuah pidato singkat di Kepprestentang Hari Penegakan Kedaulatan Negara memperingati peristiwa bersejarah Serangan Umum 1 Maret 1949 memberikan makna dan tafsir baru dalam historiografi Indonesia. Keprpres ini menafikan historiografi yang berbau kultus pribadi. Bahwa SU 1 Maret bukan peristiwa yang berdiri sendiri. Juga merupakan simbol dari perang dan diplomasi, dan perjuangan bersama berbagai komponen bangsa. Tag cerpen tentang hari pahlawan 10 november. Makalah Pertempuran Surabaya. Hallo, Selamat Datang di Pendidikanmu.com, sebuah web tentang seputar pendidikan secara lengkap dan akurat. Saat ini admin pendidikanmu mau berbincang-bincang berhubungan dengan materi Pertempuran Surabaya? Janganlupa like dan share jika pidato singkat ini sobat rasa bagus dan jangan lupa juga baca contoh teks pidato bahasa jawa tentang hari pahlawan di sini. Akhir kata saya ucapkan terima kasih sudah berkunjung, Selalu hargai dan hormati jasa-jasa pahlawan kita ya sob.. selamat Hari Pahlawan. desti pahlawan iti bagiku dia bagai pelindung bagi negeri ini dia pahlawan yang berjasa bagi negeri ini karena dia kita merdeka. tika: pahlawan sangat berjasa bagi kita semua karena dia tidak mengenal lelah ataupun letih. recky: pahlawan sangat berjasa berjasa karena, pahlawan berkorban tanpa imbalan sedikitpun. Esfhtbo. Kasmuri, Sulkan, dan Waras adalah veteran dalam Perang 10 November 1945. NAMUN, mereka baru diundang pada waktu peringatan Hari Pahlawan yang ke-50, atau tepatnya pada tanggal 10 November 1995. Ketika itu usia mereka telah mencapai 65 tahun. Dan sejak saat itu secara rutin, setiap tahun mereka diundang dalam acara tersebut. Ketiga orang itu telah menjadi sahabat semenjak mereka masih remaja. Tatkala Perang 10 November 1945 meletus, usia mereka baru menginjak 15 tahun. Sewaktu mereka masih duduk di bangku ST sekolah teknik yang setingkat SMP, mereka telah dipaksa oleh Sendenbu Departemen Propaganda Jepang untuk dijadikan heiho. Setelah penyerahan kedaulatan pada tanggal 27 Desember 1949, di mana perang benar-benar telah berakhir, ketiga orang sahabat itu sibuk mencari pekerjaan. Kala itu usia mereka menginjak 19 tahun. Kebanyakan para mantan pejuang Perang 10 November 1945 itu melanjutkan karier mereka sebagai tentara. Karena sebelumnya mereka memang memiliki latar belakang militer, seperti bekas tentara Peta, heiho, bahkan KNIL. Kasmuri, Sulkan, dan Waras juga pernah menjadi heiho. Akan tetapi, mereka bertiga telah memutuskan untuk tidak ingin menjadi tentara lagi. Alasan utama mereka, karena dalam Perang 10 November 1945, mereka sudah terlalu banyak membunuh manusia, yang dalam hal ini adalah tentara Sekutu yang diwakili oleh tentara Inggris. Sebagai mantan heiho, ketiga orang pemuda itu juga memperoleh surat keterangan dari Sendenbu Departemen Propaganda Jepang yang dulu pernah memaksa mereka untuk dijadikan heiho pembantu tentara Jepang. Dan sebagai mantan pejuang Perang 10 November 1945, mereka juga menerima surat keterangan dari penguasa militer setempat. Akan tetapi, ternyata kedua buah surat keterangan tersebut tidak bisa dipakai untuk mencari pekerjaan. Ijazah ST sekolah teknik yang telah mereka peroleh dengan susah payah karena situasi perang ternyata juga tidak laku. Padahal mereka butuh makan. Akhirnya ketiga orang sahabat itu menempuh kehidupannya sendiri-sendiri. Sulkan menjadi tukang tambal ban sepeda. Waras menjadi penarik becak. Sedangkan Kasmuri, karena memiliki kemampuan bermain gitar sejak kecil, lebih suka menjadi pengamen. Ia juga bisa menciptakan lagu. Di depan gubuk Kasmuri terdapat sebuah lapangan. Lapangan itu sebelumnya adalah tambak yang diuruk. Kabarnya di tempat itu akan dibangun sebuah rusun, namun ternyata urung dilaksanakan. Sebulan sekali selama bertahun-tahun, ketiga orang sahabat itu selalu bertemu di tempat tambal ban sepeda milik Sulkan. Biasanya pada hari Kamis dari pagi sampai petang. Di tempat itu mereka bernostalgia-menceritakan tentang kehebatan masa lalu mereka dalam Perang 10 November 1945, di mana mereka banyak membantai tentara Sekutu. Tahun demi tahun berlalu. Ketiga orang sahabat itu pun bertambah usianya. Sulkan dan Waras hidup bahagia dengan anak cucu mereka di rumah baru milik anak-anak mereka yang lebih layak huni. Sedangkan Kasmuri tetap tinggal seorang diri di gubuknya. Ia tidak mempunyai anak, sedangkan istrinya sudah lama meninggal dunia. Sulkan sudah tidak lagi bekerja sebagai tukang tambal ban, anaknya yang melarang. Anaknya Waras juga melarang bapaknya bekerja sebagai penarik becak. ”Bapak-Ibu momong putu mawon,” kata anak-anak mereka. Kalau Kasmuri sudah lama berhenti sebagai pengamen. Ada seorang tukang becak bernama Tarno dan Surti, istrinya, yang diberi tugas oleh Pak RT untuk melayani segala kebutuhan Kasmuri atas tanggungan Pak RT yang memang baik hatinya. Hari Kamis Tanggal 10 November Tahun 2022, Pukul Pagi Sejak subuh tadi Kasmuri sudah mengenakan pakaian seragam veterannya, lengkap dengan topinya. Terlihat Kasmuri sangat bangga dengan baju seragamnya itu. Karena hanya itulah satu-satunya kebanggaan yang ia miliki di usia senjanya yang semakin meredup. Kasmuri mengenang Beberapa tahun yang lalu, di jam yang sama seperti saat ini, Sulkan dan Waras pasti datang untuk menjemputnya, diantar oleh anaknya Sulkan yang memiliki mobil. Mereka kemudian menuju ke Tugu Pahlawan untuk menghadiri upacara Hari Pahlawan pada tanggal 10 November. Pada tahun ini dan tahun-tahun selanjutnya, hal itu tidak akan terjadi lagi. Sebab di awal tahun ini, Sulkan dan Waras telah meninggal dunia dalam waktu yang hampir bersamaan. Kini tinggallah Kasmuri sendiri. Ia tahu bahwa pada hari ini ia tak mungkin bisa hadir dalam acara peringatan Hari Pahlawan di Tugu Pahlawan. Kalau pada hari ini ia mengenakan pakaian seragam veteran, itu semata-mata karena ia menghormati Hari Pahlawan dengan cara dia sendiri. Dan yang bisa ia lakukan hanyalah mengenakan pakaian seragam veterannya. Rencananya, ia akan mengenakan pakaian seragamnya ini seharian. Ia tidak akan pergi ke mana-mana, ia hanya tinggal di gubuknya. Sesuai pesan Pak RT pada Surti, yang selama ini merawat Kasmuri, nanti tepat pukul Mbah Kasmuri agar dibawa ke luar rumah. Surti juga diminta untuk berdandan rapi. Istrinya Tarno itu hanya menduga-duga, namun sesungguhnya ia tidak paham benar dengan maksud ucapan Pak RT. Surti juga tidak berusaha untuk bertanya karena bagi dirinya hal itu tidaklah penting. Di sisi lain, semenjak subuh tadi, istri Tarno itu memang belum keluar rumah sehingga ia juga tidak tahu apa yang sedang terjadi di luar sana. Sementara itu, para peserta acara ini telah berdatangan dan memenuhi lapangan di depan gubuk Kasmuri. Sesuai kesepakatan bersama, mereka datang tanpa kegaduhan dan tanpa menimbulkan suara. Ketika menata barisan-barisan dalam lapangan juga tak ada suara yang terdengar sebab semuanya dilakukan dengan isyarat tangan. Para peserta acara ini semula terdiri atas satu peleton polisi pamong praja, satu peleton hansip, keduanya diambilkan dari masing-masing kelurahan. Satu peleton Pramuka dan satu peleton PMR Palang Merah Remaja. Juga ada satu regu TNI-AD dari koramil dan satu regu anggota kepolisian dari polsek. Rupanya Danramil komandan koramil dan Kapolsek kepala polisi sektor melaporkan pada atasannya masing-masing, yaitu Dandim komandan kodim dan Kapolres kepala polisi resor tentang adanya kegiatan itu. Pada pukul datanglah tambahan peserta, yaitu satu peleton pasukan TNI-AD dan satu peleton Brimob bersenjata lengkap. Mereka juga memasuki lapangan dalam diam tanpa suara. Bahkan derap suara sepatu mereka tak terdengar sama sekali. Yang ditunjuk sebagai komandan upacara adalah Danramil. Seorang perwira muda, berpangkat kapten, ganteng dan gagah. Istrinya Sulkan dan istrinya Waras juga diundang sebagai tamu kehormatan. Mereka duduk di tenda khusus bersama Ibu Camat, Ibu Lurah, para lurah lainnya, serta ibu-ibu Dharma Wanita. Langit mendung, namun bukan berarti hujan akan turun. Tepat pukul pintu gubuk Kasmuri dibuka. Masih mengenakan pakaian seragam veteran lengkap dengan topinya, Kasmuri duduk di kursi roda yang didorong oleh Surti. Bukan hanya Kasmuri yang terkejut, Surti pun terheran-heran demi melihat pemandangan yang ada di depan mereka. Mengapa ada tentara, ada polisi, ada hansip, polisi pamong praja, dan masih banyak lagi. Mereka semua berbaris rapi menghadap ke arah Kasmuri. Anehnya lagi, mereka berdiri dalam diam. Tak ada seorang pun yang mengeluarkan suara. Begitu juga orang-orang yang berada di bawah tenda-tenda kehormatan. Mereka juga membisu semua… Ketika Kasmuri dan Surti masih kamitenggengen terheran-heran, tiba-tiba muncullah Pak RT. ”Karena Pak Kasmuri tidak bisa hadir dalam upacara peringatan Hari Pahlawan di Tugu Pahlawan, kami menyelenggarakan upacara sederhana ini untuk memberi penghormatan bagi Bapak.” Demi mendengar penjelasan dari Pak RT, Kasmuri mengangguk, lidahnya kelu. Ia tidak mampu berkata apa-apa. Bibirnya mengatup rapat, menahan air matanya yang akan mengalir, membasahi pipinya yang keriput. Pak RT mendorong kursi roda Kasmuri menuju ke tenda berukuran kecil yang memang diperuntukkan bagi dirinya. Surti mengikutinya dari belakang. Sementara pegawai kecamatan yang bertugas untuk mendokumentasikan acara ini sejak tadi mengarahkan kamera videonya ke wajah Kasmuri. Terdengar suara trompet, komandan upacara pun berteriak lantang. ”Kepada Bapak Kasmuri, hormat senjata, graaak!!!” Seluruh peserta upacara memberikan penghormatan pada Mbah Kasmuri. Dari TNI-AD dan Brimob yang membawa senjata dengan cara mengangkat senjata di depan dada. Bagi peserta lain seperti polisi pamong praja, hansip, Pramuka, PMR, dan lain-lain, mengangkat tangan kanannya ke ujung topi atau dahi. Sedangkan sang komandan upacara menyilangkan pedangnya ke sisi kanan. Terjadi keajaiban. Mbah Kasmuri yang selama enam bulan terakhir ini tidak bisa berdiri tiba-tiba bisa berdiri. Surti yang terkejut melihat kejadian itu segera berlari mendekatinya. ”Mbah…Mbah…atos-atos Mbah,” bisik Surti. Kasmuri mendengar suara Surti, namun ia tetap berdiri, tangan kanannya diangkat ke ujung topi. Dia membalas penghormatan para peserta upacara selama kurang lebih setengah menit. ”Tegak, graaak!!!” Kembali suara lantang komandan upacara terdengar diikuti suara trompet. Mbah Kasmuri kembali duduk di kursi rodanya. Komandan upacara memberikan isyarat. Di luar dugaan, tiba-tiba seluruh yang hadir di lapangan itu berteriak bersama-sama ”Selamat Hari Pahlawan, Mbaaah!!!” Setelah itu mereka pun bertepuk tangan. Mendengar ucapan selamat yang tidak lazim dan tidak diduga-duga itu membuat Kasmuri kembali menangis. Seperti lazimnya dalam sebuah upacara resmi, dalam upacara ini juga ada pengibaran Sang Saka Merah Putih serta memperdengarkan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Pada saat itu Kasmuri juga berdiri dari kursi rodanya dan memberi penghormatan seperti peserta upacara lainnya. Yang menjadi pembawa acara dalam upacara ini adalah seorang guru wanita. Ia menjelaskan bahwa ada seorang guru seni suara yang secara kebetulan menemukan lirik dan notasi lagu-lagu perjuangan di pasar loak buku. ”Lagu-lagu itu belum pernah diketahui oleh masyarakat. Dan lagu-lagu itu diciptakan oleh Kasmuri ketika masih remaja,” ujarnya. Kasmuri terlihat kaget mendengar penjelasan itu. Sesaat kemudian terdengarlah rekaman lagu yang berjudul Perang 10 November 1945. Kemudian dilanjutkan dengan lagu berjudul Kembalilah Pahlawanku. Dan terakhir adalah lagu berjudul Pahlawan Tak Dikenal. Mbah Kasmuri meneteskan air matanya kembali. Betapa tidak, lagu-lagu ciptaannya di kala ia masih remaja itu baru bisa ia dengarkan 77 tahun kemudian. Hadirin dan peserta upacara pun banyak yang meneteskan air mata ketika mendengar lagu-lagu itu. Lirik ketiga lagu itu benar-benar telah menyentuh hati mereka. Upacara di lapangan depan gubuk Kasmuri itu dapat terlaksana berkat jasa Surti, istri Tarno. Dua hari sebelumnya, wanita itu mendengar percakapan antara Mbah Kasmuri dan Tarno, suaminya. ”Sakjane ngono aku pingin nekani upacara Hari Pahlawan iku.” ”Bagaimana kalau saya antarkan naik becak, Mbah?” Tarno yang bekerja sebagai penarik becak menawarkan diri. Ia begitu iba melihat Mbah Kasmuri yang sangat bersemangat ingin hadir dalam upacara tersebut. Namun, dengan halus Kasmuri menolak tawaran itu. Diam-diam Surti melaporkan pembicaraan antara Mbah Kasmuri dan Tarno tersebut ke Pak RT. Pak RT meneruskannya ke Pak RW. Pak RW melaporkannya ke Ibu Lurah. Ibu Lurah pun melapor ke Ibu Camat sehingga upacara tersebut bisa dilaksanakan. Orang-orang itu adalah pribadi-pribadi yang tahu, bagaimana menghargai dan menghormati pahlawannya. Mereka tahu bahwa di kecamatan ini Mbah Kasmuri tinggal satu-satunya veteran Perang 10 November yang masih hidup. Namun, tiga hari setelah upacara di lapangan depan gubuknya, Mbah Kasmuri wafat. Seperti halnya Sulkan dan Waras, Kasmuri tidak mau dimakamkan di Taman Makam Pahlawan. Sesuai pesannya pada Tarno dan Surti sebelum meninggal, ia minta dimakamkan di samping istrinya. * - DUKUT IMAM WIDODO, Budayawan dan penulis buku Hikajat Soerabaia Tempo Doeloe dan Monggo Dipun Badhog Cerita pendek tentang pahlawan Kapitan Pattimura. Memiliki nama asli Thomas Matulessy, beliau lahir di Negri Haria Pulau Saparua Maluku Selatan pada tanggal 8 Juni 1783. Menurut buku biografi Pattimura versi Pemerintah yang pertama kali terbit. M. Sapija menulis “Pahlawan Kapitan Pattimura termasuk turunan bangsawan, yang berasal dari Nusa Ina Serang” Ayahnya yang bernama Antonim Matulessy dan kakeknya bernama Kasimiliali Pattimura mattulessy Pattimura adalah pahlawan yang berjuang berjuang melawan Belanda VOC. Dahulu Pattimura merupakan mantan Sersan pada tantara Inggris, namun tahun 1816 Inggris kalah oleh Belanda. Baca juga Cerita Sejarah Pangeran Diponegoro Kembalinya kolonial Belanda pada tahun 1817 ditentang keras oleh rakyat, karena selama 2 abad belanda memonopoli perdagangan dan memiliki hubungan kemasyarakatan yang buruk. Rakyat Maluku berusaha melawan dengan pimpinan Pattimura. Maryarakat Saparua menobatkannya sehingga memiliki gelar Kapitan Pattimura. Pada tanggal 16 Mei 1817, suatu pertempuran yang luar biasa terjadi. benteng Duurstede berhasil direbut kembali, termasuk semua tentara Belanda ditaklukan bersama Resident Johannes Rudolph van den Berg. Pasukan Belanda yang dikirim untuk merebut benteng Duurstede, berhasil ditaklukan pasukan Kapitan Pattimura. Alhasil selama tiga bulan benteng tersebut berhasil dikuasai pasukan Kapitan Pattimura, namun Belanda tidak mau menyerahkan begitu saja. Baca juga Contoh Puisi Hari Pahlawan Singkat Belanda yang tidak mau kalah, kembali menyerang dengan membawa pasukan dengan senjata modern, akhirnya pasukan Kapitan Pattimura berhasil dikalahkan dan mundur. Kapitan Pattimura ditangkap kembali oleh pasukan Belanda di Siri Sori, beberapa temannya dia dibawa ke Ambon. Sesampainya di sana beliau terus dibujuk agar bersedia bekerjasama, namun selalu ditolaknya. Akhirnya Kapitan Pattimura mendapatkan hukuman gantung. Belanda yang masih ingin memaksanya untuk bekerjasama, masih berusaha satu hari sebelum hukuman gantung, tetapi masih saja ditolaknya, beliau menunjukkan sebuah contoh perjuangan sejati. Di depan benteng Victoria Ambon tanggal 16 Desember 1817, eksekusi terhadap Kapitan Pattimura pun dilakukan. Sebagai bentuk penghitmatan, setiap tanggal 15 Mei di Kota Ambon diadakan acara memperingati perjuangan Pattimura. Masyarakat Ambon akan turun kejalan menari Cakalele, sambil membawa Parang salawaku yang juga menjadi senjata andalan Pattimura. Kapitan Pattimura gugur sebagai pahlawan nasional dari perjuangannya dia Meninggalkan pesan tersirat kepada waris bangsa ini agar sekali-kali Jangan pernah menjual kehormatan diri keluarga terutama bangsa dan negara ini. Baca juga Kumpulan nama-nama Pahlawan Nasional Contoh Puisi tentang Sumpah Pemuda Ok, terima kasih sudah membaca cerita pendek tentang pahlawan. 91% found this document useful 11 votes28K views9 pagesOriginal TitleCerpen tema © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?91% found this document useful 11 votes28K views9 pagesCerpen Tema PahlawanOriginal TitleCerpen tema to Page You are on page 1of 9 You're Reading a Free Preview Pages 5 to 8 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. Suka dengan cerita tentang pahlawan? Ini adalah kumpulan contoh cerpen pahlawan nasional hingga pahlawan keluarga dengan latar cerita yang menarik dan bikin kita nostalgia dengan cerita jaman dulu. Selain itu, masih ada banyak cerita-cerita menarik lainnya yang bisa kamu baca. Yuk baca ceritanya di bawah ini nih. Kumpulan Contoh Cerpen Pahlawan Berikut ini merupakan kumpulan cerpen dengan tema pahlawan, diantaranya adalah 1. Contoh Cerpen Pahlawan Nasional “PANGERAN DIPONEGORO” Raden Mas Ontowirryo merupakan putra sulung dari Sultan Hamengkubuwono III. Dan dikisahkan bahwa Raden Mas Ontowiryo merupakan seorang pemimpin yang linuwih kehidupan jasmani dan rohaninya. Dengan kecerdasannya Ontowiryo menjadikan dirinya sebagai anak yang mempelajari banyak hal. Mulai dari agama, sastra, menunggang kuda dan olah kanuragan. Semakin dewasa ia menjadi pemimpin yang berwibawa dan sangat bijaksana. Para pimpinan Belanda yang pada waktu itu berada di Indonesia melakukan serangan terhadap Indonesia karena tidak membayar pajak. Dan Pangeran Diponegoro melakukan perlawanan terhadap Belanda. Perang Diponegoro merupakan perang dengan korban terbanyak dalam sejarah Indonesia. Namun pada tahun 1830. Belanda melakukan siasat licik. Yaitu dengan pura-pura mengajak Pangeran Diponegoro berunding di Magelang. Namun, dalam perundingan tersebut ia di tangkap dan di buang ke Manado. Lalu pindah ke Ujung Pandang dan meninggal di sana pada tahun 1985. Atas perjuangannya melawan penjajah, ia dianugerahi sebagai pahlawan nasional. Serta mendapatkan rangkaian kehormatan seperti didirikan Museum Monumen Pangeran Diponegoro dan namanya di jadikan sebagai nama stadion, jalan bahkan universitas. 2. Contoh Cerpen Pahlawan Keluarga “AYAHKU PAHLAWANKU” Aku bernama Musa dan kini berusia 9 tahun. Ayahku bernama Ahmad dan Ibuku bernama Atikah. Kami mengontrak di sebuah kontrakan kecil di Jakarta. Ayahku seorang Driver Ojol. Hari ini tanggal 17 agustus 2022. Tadi siang di kampung ini melakukan berbagai banyak perlombaan untuk memeriahkan kemerdekaan. Dan akupun ikut lomba makan kerupuk. Sekarang sudah hampir pukul WIB. Dan ayahku belum plang juga. Padahal dari jam 3 sore tadi di luar hujan sangat lebat. Aku sangat khawatir dan mencoba menanyakan kepada ibuku kenapa ayah belum pulang. “Iya, nak ibu juga khawatir ayah tidak biasanya pulang terlambat. Mana hujan deras lagi.”Lalu kami saling mendekat karena kaget ada suara petir menggelegar. Dan diiringi suara motor ayah. “Horeeee, ayah pulang teriakku.”Dan ku buka pintu melihat ayah basah kuyup karena jasnya sudah banyak tambalan jadi bocor dimana-mana. “kenapa ayah pulang tela?” aku coba bertanya“Iya, ayah tadi ada orderan dulu sayang biar ayah bisa beli beras untuk besok.” Aku sudah bahagia melihat ia masih bisa pulang meski kadang tak membawa apa-apa. Karena ia berkorban banyak untukku selama ini. Hingga hujan pun ia terpa demi beberapa lembar uang agar bisa untuk kami makan. Kau Ayahku kau lah pahlawanku. 3. Contoh Cerpen Pahlawan Masa Kini “PAHLAWAN MASA KINI” Budi sedang duduk sendiri di kamarnya sambil melihat dan berpikir tugas sekolah yang di berikan bu Siti tentang sosok pahlawan masa kini.“kira-kira siapa ya? Sosok pahlawan masa kini itu?” gumam Budi “Tanya Ayah saja … Akh” sambil berjalan keluar. Di ruang tengah Budi menghampiri ayahnya yang sedang menonton berita tentang evakuasi korban dan pencarian badan pesawat Lion Air JT170 yang jatuh di Semenanjung Karawang, Jawa Barat oleh tim SAR. Karena rasa ingin tahu akhirnya Budi pun menyaksikan berita tersebut hingga selesai.“Ada apa Budi? Tanya Ayah yang melihat Adi tampak serius menonton Tv. “Tim SAR hebat ya, Yah? Jawab Budi. “Iya, tim SAR telah berjuang keras, gigih mencari dan mengevakuasi para korban di tengah laut dan juga serpihan-serpihan pesawat. Mereka bekerja tanpa pamrih demi kepentingan orang banyak.” Lalu Budi terbesit ide unntuk mengerjakan tugasnya dengan tontonan tv tadi ia menemukan jawabannya. Keesokan harinya di sekolah, ketika jam mata pelajaran sejarah tiba. “Budi” panggil Bu guru Siti. Lalu Budi pun berjalan ke depan kelas dan membacakan hasil tugasnya. “Dahulu, sosok pahlawan itu adalah mereka yang berjuang melawan para penjajah. Namun sosok pahlwan masa kini adalah mereka yang mengutamakan kepentingan orang banyak di bandingkan dengan kepentingan dirinya sendiri.” “contohnya Tim SAR dari Basarnas mereka bekerja keras siang dan malam untuk mencari dan mengevakuasi korban. Tanpa kenal lelah bahkan ada yang gugur saat bertugas menjalankan tugasnya.” Bu guru Siti dan seluruh murid kelas lima pun bertepuk dari sekolah Budi bercerita bahwa ia memiliki nilai tertinggi dari tugasnya dan mengabarkan kepada ayahnya dan ayahnya sangat bangga terhadap Budi. 4. Contoh Cerpen Pahlawan Paling Seru “KISAH CUT NYAK DIEN” Cut Nyak Dien adalah Pahlawan Nasional Indonesia yang lahir pada tahun 1848 di kerajaan Aceh. Ia terlahir dari garis keluarga bangsawan yang mengutamakan pentingnya pendidikan agama untuk keluarganya. Cut Nyak Dien terlahir dari orang tua bernama Teuku Santa Setia dan Putri Uleebalang Lampagar. Ia di karuniai seorang putra dari hasil pernikahannya dengan Ibrahim Lamnaga. Lalu ia memiliki putra kedua dengan pernikahan keduanya bersama Teuku Umar bernama Cut Gambang. Cut Nyak Dien memukul mundur para penjajah Belanda bukan tanpa halangan. Cut Nyak Dien dan Teuku Umar di ketahui melancarkan taktik Hed Veraad. Taktik Hed Veraad ini memaksa pasangan suami istri tersebut pura-pura bergabung dengan penjajah Belanda. Kemudian setelah mengetahui rencana Belanda Cut Nyak Dien melancarkan aksinya untuk merebut kekuasaan dari tangan penjajah. Namun, Teuku Umar gagal pada saat menyerang pasukan Belanda dan kalah. Tonggak perjuangan melawan penjajah kemudian dilanjutkan oleh Cut Nyak Dien yang kala itu berusia masih sangat muda. Namun, sayangnya Belanda mampu menangkapnya di Beutong Le perjuangan Cut Nyak Dien untuk Indonesia telah tercatat sebagai pahlawan nasional. Dan ia merupakan salah satu nama pahlawan yang terkenal di Indonesia. 5. Contoh Cerpen Pahlawan Pendidikan “GURU HONORER” Pak Sutejo merupakan seorang guru honorer yang telah mengabdikan dirinya di dunia pendidikan selama 18 tahun. Setiap hari ia akan berangkat ke sekolah dengan menggunakan motor bebeknya yang sudah lapuk dan sering mogok. Ibu Sulastri istrinya yang ramah selalu memberikan Pak Sutejo uang Rp. untuk bekal ia pergi ke Sekolah. Bu Sulastri yang penjual pecel lele di depan rumahnya itu ikhlas terus menemani suami yang hanya honorer tersebut. Pak Sutejo yang kini sudah berusia 48 tahun pun sudah mulai menua. Tapi semangatnya untuk menebar ilmu tidak pernah surut. Perjuangannya selama ini berharap ada pengakatan dari pemerintah mengenai nasibnya. Suatu ketika Pak Sutejo berangkat Sekolah seperti biasa namun di tengah jalan ia melihat ada seorang perempuan yang sedang menggendong anaknya di usir dari angkot. Sang sopir bilang ”Kalau gak punya duit ngapain naik angkot?” nyusahin aja dengkusnya. Pak Sutejo yang merasa iba pun bertanya kepada ibu muda itu. Dan ternyata ibu tersebut habis kecopetan dompetnya raib. Dan ia bingung mau pulang karena masih jauh. Pak Sutejo menggenggam uang sepuluh ribu di saku celananya dan tanpa pikir panjang ia memberikan kepada wanita tersebut. “Maaf, bu saya tidak bisa antar karena harus ke sekolah tapi saya ada uang sedikit mungkin bisa buat ibu naik angkot pulang.” Dan ibu tersebut sangat berterima kasih. Lalu ia melanjutkan perjalanan dan Pak Sutejo pun berangkat ke Sekolah dan mengajar. Saat pulang motornya mogok karena tidak terisi bensin. Karena uangnya telah ia berikan tadi. Dengan terpaksa ia mendorong motornya sampai rumah. Dan satu bulan dari kejadian itu akhirnya Pak Sutejo mendapat kabar bahwa ia menerima SK PPPK. Da itu merupakan do’a yang selalu ia panjatkan setiap waktu. Betapa bahagianya Pak Sutejo dan istri tercinta ternyata pahlawan tanpa jasa itu masih ada. Dan itu berada di sekitar kita para honorer yang masih belum di angkat. 6. Contoh Cerpen Pahlawan Perjuangan Pra Kemerdekaan “KISAH MARSDA ADISUJIPTO “ Marsda Agustinus Adisucipto merupakan seorang TNI yang bercita-cita ingin menjadi seorang Penerbang ulung. Namun, keinginannya ini harus tertunda karena kedatangan bala tentara jepang mauk ke Indonesia. Terkadang cita-cita yang ingin di gapai selalu melalui serangkaian jalan yang terjal. Begitu juga kisah Marsda Agustinus Adisucipto ia yang ingin jadi penerbang ulung harus terhenti karena harus melawan kembali tentara Jepang yang datang menyerbu Indonesia. Dan ketika peperangan telah berakhir akhirnya penantiannya membuahkan hasil setelah peristiwa proklamasi kemerdekaan. Dirinya masuk dalam angkatan Udara RI dan menjadi penerbang Indonesia pertama yang berhasil mengudara menggunakan pesawat peninggalan Jepang yang diberi nama “cureng”. 7. Contoh Cerpen Pahlawan Kemerdekaan “MENSYUKURI KEMERDEKAAN” Hari itu, Bu Guru menjelaskan tentang kemerdekaan Indonesia. Dan Aria bertanya “Bagaimana kita bisa di jajah oleh Belanda, Bu? Lalu Bu Guru menjelaskan apa yang terjadi pada saat itu. “zaman dahulu, kita merupakan negara yang kaya akan rempah-rempah dan Belanda hanya ingin membeli rempah-rempah kita. Namun, lama-kelamaan hasrat Belanda untuk menguasai semakin besar karena melihat peluang banyak di negara kita.” Belanda menjajah Indonesia selama 350 tahun. Semua pahlawan melawan sampai titik darah penghabisan. Setelah itu Jepang menjajah Indonesia selama 3,5 tahun dengan kejam. Akhirnya dengan perjuangan para pahlawan dan tekad bangsa yang kuat kita bisa mengusir penjajajh dari negeri kita tercinta. Ketika presiden Soekarno memproklamasikan kemerdekaan. Hanya kota-kota kecilnya saja yang merdeka dan setahun kemudian barulah Indonesia mendapatkan kemerdekaan seutuhnya.” Tak terasa penjelasan Bu Guru sudah selesai dan mulai memberikan pertanyaan. “Jadi, apa yang harus kita lakukan sebagai pemuda Indonesia?” “Bersyukur dan berterima kasih pada pahlawan yang sudah memperjuangkan negara ini, Bu.” Jawab Aria. “Iya, benar sekali Aria kita sebagai penerus bangsa harus bersyukur dan bersemangat menjalani kehidupan dan yang paling penting jangan MALAS. Oke?”“Oke, Bu” Jawab anak-anak serentak. Ting Tong dan lonceng pun berbunyi menandakan pembelajaran pun berakhir. Dan mereka berhamburan keluar kelas.

cerpen tentang hari pahlawan